Sat Binmas Polres Metro Jakarta Utara Gelar “NGOPI CETAR” Bahas Pengaruh Medsos dalam Upaya Cegah Tawuran Pelajar




Jakarta Utara —||

Upaya pencegahan tawuran pelajar kembali diperkuat jajaran Polres Metro Jakarta Utara melalui program edukatif bertajuk NGOPI CETAR (Ngobrol Pintar Cegah Tawuran) yang digelar pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan berlangsung di lantai 2 Ruang Fatahillah Kantor Wali Kota Jakarta Utara dan dihadiri puluhan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, salah satunya Wakasat Binmas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Widodo S.Sos., M.M, yang menyampaikan materi penting terkait “Pengaruh Media Sosial terhadap Pencegahan Tawuran.”

Dalam paparannya, Kompol Widodo menekankan bahwa media sosial memiliki dua sisi: dapat menjadi pemicu konflik sekaligus sarana edukasi apabila digunakan secara bijak. Menurutnya, banyak tawuran pelajar yang bermula dari saling ejek, provokasi, hingga konten konten negatif yang viral di platform digital.

Media sosial hari ini menjadi ruang interaksi yang sangat besar bagi pelajar. Edukasi literasi digital harus diperkuat agar siswa tidak mudah terprovokasi, tidak terseret konten negatif, dan tidak menjadikan dunia maya sebagai pemicu tawuran,” ujar Kompol Widodo.

Ia juga mengingatkan tentang bahaya lain yang kerap mengancam generasi muda, seperti bullying, seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, karakter pelajar harus dibentuk agar mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak baik, berprestasi, dan bermartabat.

Selain Kompol Widodo, kegiatan NGOPI CETAR juga diisi oleh beberapa narasumber lain, yakni:

  • Aldi Perdana Putra, S.T., Tenaga Ahli Staf Khusus Bidang Pemuda dan Olahraga
  • Andi Ahmad Kohar, Kepala Suban Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Utara
  • Fachri Putra Nugraha, Ketua Sub Kelompok Kewaspadaan

Setidaknya 50 peserta yang merupakan perwakilan sekolah dari seluruh wilayah Jakarta Utara turut hadir dan aktif dalam diskusi. Mereka mendapatkan pemahaman mengenai bahaya tawuran serta strategi pencegahannya melalui pendekatan pendidikan, komunikasi, dan kolaborasi.

Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan diakhiri dengan pesan untuk terus memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Sat Binmas Polres Metro Jakarta Utara menegaskan bahwa kegiatan seperti NGOPI CETAR akan terus digalakkan sebagai bentuk komitmen dalam membangun kesadaran kolektif demi mencegah aksi kenakalan remaja yang merugikan.


.mery

Lebih baru Lebih lama