Jurnal Investigasi Mabes -- Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM melakukan peninjauan lokasi banjir di Kel. Batu Putih Bawah, Kec. Ranowulu, pada hari Minggu (07/04/2024)
Walikota Bitung saat dikonfirmasi oleh media Jurnal Investigasi Mabes, mengatakan dengan tegas telah menginstrusikan BPBD Kota Bitung, DAMKAR, dan juga perangkat Daerah untuk menjamin masalah tersebut.
Ir. Maurits Mantiri mengatakan, segera hubungi 112 (Bebas Pulsa) untuk keadaan darurat.
Jika ada hal-hal yang menonjol atau mencurigakan silahkan menghubungi no darurat yang telah disiapkan oleh Provinsi Sulawesi Utara, agar kota Bitung tetap terjaga dengan baik dan tidak terjadi sama seperti setahun yang lalu, ujar Ir. Maurits Mantiri.
“Seluruh masyarakat Kota Bitung harus tetap waspada. Baik yang tinggal dekat DAS atau dekat area rawan longsor,” imbau Ir Maurits Mantiri.
Juru Bicara Pemerintah Kota Bitung, Albert Pelenkahu SE mengatakan, sampai saat ini terus fokus dalam penanganan bencana di beberapa wilayah yang terdampak akibat bencana banjir dan tanah longsor.
“Sejak kemarin pak wali kota turun langsung di beberapa titik untuk menyatukan kondisi wilayah yang terdampak, khususnya beberapa akses jalan yang terputus,” ujarnya.
“Wali kota langsung memerintahkan dinas terkait melakukan penilaian penanganan selanjutnya,” ungkap Albert Pelenkahu kepada awak media Jurnal Investigasi Mabes, Senin (08/04/2024).
Lanjut disampaikan Albert Palenkahu, beberapa titik longsor yang sempat mengakses penutupan warga lembeh dari Mawali ke Papusungan sekitar pukul 17.30 telah dibuka kembali.
Akses untuk mobilisasi bantuan dan aktifitas masyarakat Kota Bitung sudah mulai normal.
Hanya saja, memang karena ada beberapa tiang listrik yang roboh sehingga penerangan di malam hari masih minim.
“Hari ini akan dikirimkan genset untuk membantu penerangan bagi masyarakat Lembeh,” jelas Albert Pelenkahu.
(Michael RL Mangaha)

