Sancang, Garut -||
insiden kekerasan terjadi pada Minggu, 25 Agustus 2024, sekitar pukul 17:30 WIB, melibatkan Lurah Deni dari Desa Sancang, Kabupaten Garut. Peristiwa ini terjadi saat Lurah Deni didatangi oleh seorang warga bernama Ido di Balong, yang memintanya untuk datang ke rumah saudara Tarya guna menghadiri musyawarah yang telah diatur sebelumnya.
Setibanya di rumah saudara Tarya, Lurah Deni disambut oleh beberapa orang, termasuk Yono, serta beberapa rekan lainnya. Musyawarah yang seharusnya berlangsung damai ini berubah menjadi ajang cekcok setelah Yono terlibat perdebatan sengit dengan Lurah Deni.
Ketegangan semakin meningkat hingga akhirnya Yono memukul Lurah Deni. Tidak hanya itu, saudara Yono juga mendapatkan bantuan dari kakaknya, saudara Tarya, dalam serangan tersebut. Lurah Deni yang mencoba membela diri akhirnya tersungkur akibat serangan tersebut.
Warga setempat yang berada di lokasi, termasuk saudara Supri, segera melerai insiden tersebut dan mencoba menenangkan situasi. Namun, Lurah Deni yang sudah mengalami luka-luka, memilih untuk melarikan diri dari tempat kejadian guna menyelamatkan diri.
Lurah Deni kemudian dibawa ke puskesmas terdekat oleh beberapa tetangga untuk mendapatkan perawatan medis atas luka-luka yang dialaminya. Hingga berita ini diturunkan, kondisinya dilaporkan sudah stabil, meskipun masih dalam pemantauan.
Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan mengenai insiden ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kejadian ini menjadi sorotan publik dan diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara yang lebih damai dan bijaksana.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pemerintah desa untuk lebih responsif terhadap keluhan dan kemauan aspirasi warga, guna menghindari konflik serupa di masa mendatang. Di sisi lain, warga juga diharapkan untuk tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan dialog dalam menyampaikan keluhan.
JG GLR

.jpg)