Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fak. Ekonomi Unsam Langsa Sudah hampir Rampung









LANGSA, - ||  

Kegiatan Pembangunan Gedung Bersama Fakultas Ekonomi (Section A) Universitas Samudra Langsa Tahun 2024 terpantau oleh awak media ini pada, Jum'at(09/08/2024) sudah hampir rampung. 


Amatan awak media ini, pembangunan Gedung Kuliah Bersama yang pekerjaannya dilaksanakan oleh CV. Wirajaya Mitra Acqina dibawah pengawasan CV. Bator Aceh Consultant, waktu mulai dikerjakan terhitung  tanggal 19 April 2024 dan selesai tanggal 17 Oktober 2024 kedepan, dengan nilai kontrak Rp, 5.366.647.576.- yang dananya bersumber dari APBN  2024 (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) Tahun anggaran 2024 tampak dikerjakan dengan sangat baik sesuai dengan RAB, Bestek dan aturan perundang-undangan. 



Terbukti dengan dipakainya jenis, dan ukuran material yang telah ditetapkan dalam kontrak, juga dalam melaksanakan pekerjaan para pekerja (buruh) terlihat memakai Alat Pelindung Diri (APD) selain itu,  dari pihak  pelaksana pekerjaan juga mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstuksi (K3). 


Sebagalmana keterangan salah seorang Pengawas (Mandor) yang akrab disebut Adi Ompong dilokasi pekerjaan, dimanapun kami bekerja kami tetap mengikuti aturan yang ada didalam kontrak juga berpedoman dengan RAB dan Bestek "artinya, kami tidak mau merekayasa ketentuan yang sudah ada, karena selain menjaga kwalitas, dan kwantitas pekerjaan, kami juga menjaga nama baik perusahaan kami", jelas Adi Ompong. 


Selain itu, lanjut Adi Ompong, kami juga memenuhi ketentuan Undang-undang tentang Jasa Konstruksi dan Ketenagakerjaan dengan menyediakan Alat Pelindung Diri (APD), dan memenuhi standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan berkelanjutan (K3). 


"Kami mengerjakan bangunan gedung ini dengan mengerjakan tukang yang berpengalaman dalam bidangnya, seperti tukang batu, tukang kayu dan lain-lain. Supaya nantinya tidak ada kendala dan masalah waktu, kwalitas dan kwantitas. Alhamdulillah dalam waktu yang singkat, bangunan ini diperkirakan hampir mencapai 48 hingga 50 persen dalam pelaksanaannya dan kita harapkan finishingnya sesuai kontrak," tandas Adi Ompong. 


(Kamal/jun)

Lebih baru Lebih lama