JURNAL INVESTIGASI MABES | BEKASI,- Kondisi miris dialami siswa di SDN 02 Sukarya , Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sehari-hari para siswa terpaksa belajar secara lesehan lantaran di sekolah mereka tidak tersedia meja dan bangku.
Selama berlangsungnya proses belajar, siswa harus menunduk untuk menulis. Beberapa siswa laki-laki, bahkan memilih posisi tengkurap bila merasa badan mereka sudah pegal.
Kegiatan belajar secara lesehan SDN 02 Sukakarya itu berlangsung sejak penambahan siswa didik bertambah 2022. . Kondisi ini sangat mengganggu konsentrasi siswa, sehingga tidak maksimal dalam menyerap pelajaran.
"Iya meja sama bangkunya belum ada, jadi (menulis) di lantai," kata Kepsek, SDN 02 Sukakarya Rabu (6/11/2024).
Meski memiliki keterbatasan fasilitas, para siswa tetap bersemangat bersekolah. Mereka nampak serius memerhatikan guru saat sedang menerangkan pelajaran.
Diketahui gedung SDN 02 Sukakarya ,terlihat hampir semua rusak ,termasuk plapon dan kanyu juga sudah kropos . Namun gedung sekolah yang rusak itu masih belum difasilitasi meja dan bangku oleh Pemerintah Kabupaten Bekas
Aktivitas murid saat belajar tanpa fasilitas meja dan kursi di salah satu kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukakarya Kecamatan Sukakarya,, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/11/2024).
Sudah dua pekan berlangsung sejak dimulainya Tahun Ajaran Baru 2022 SDN Sukakarya 02 mengikuti kegiatan belajar tanpa fasilitas meja dan kursi.
Permintaan fasilitas pun sudah diajukan pihak sekolah ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Namun hingga saat ini belum juga terealisasi sehingga siswa terpaksa belajar secara lantai.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah bisa secepatnya merealisasikan fasilitas meja dan bangku untuk menunjang mutu pendidikan siswa. Begitu pula orangtua siswa yang berharap anak-anak mereka dapat belajar secara normal, agar tidak mengganggu konsentrasi saat belajar

