Puspom TNI Diminta Turun Tangan Menyelesaikan Para Bandit BBM Di Jati Asih Bekasi Diduga Dibekingi Oknum Wartawan





Kota Bekasi — Diharapkan Puspom TNI turun tangan menyelesaikan para mafia BBM di daerah jati asih Bekasi. Yang mana masyarakat capek lapor ke polisi, karena ujung ujungnya hanya dagelan antara polisi dengan bandit BBM.


Diduga oknum Wartawan berperan membekingi penyelewengan BBM minyak Cong diolah menjadi BBM Solar.


Sudah seharusnya TNI yang mana perintah Presiden Prabowo Subianto dan untuk mendukung program Asta Cita 2024, TNI membentuk satuan tugas (Satgas) dalam rangka pencegahan, pemantauan, dan penindakan, pelanggaran prajurit meliputi pelanggaran judi online, narkoba, penyelundupan, dan korupsi.


Diharapkan Danpuspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto dapat memerintahkan anggotanya untuk turun tangkap para antek antek mafia BBM.


Yang mana Bapak Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah kepada Panglima TNI untuk menindaklanjuti tentang beberapa hal yang terkait pelanggaran-pelanggaran yang di mana berpotensi merugikan negara, contoh tentang judi online, kemudian ada narkoba, kemudian ada penyelundupan, kemudian ada korupsi, di mana pelanggaran-pelanggaran tersebut berpotensi sangat-sangat merugikan.


Dengan adanya program Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo masih ada mafia BBM yang kebal hukum.


Dimana anggota reskrim polres metro Bekasi Kota saat menindak lanjuti informasi dugaan penyelewengan BBM di Jati asih Bekasi sudah berkoordinasi dengan pihak pekerja atau bisa disebut peng koordinir di TKP.


Karena sudah di atur dalam skenario akhirnya anggota menindak lanjuti informasi dugaan penyelewengan BBM dari masyarakat, Satuan reskrim Polres Metro Bekasi Kota melakukan pengecekan langsung ke sebuah gudang penyimpanan minyak mentah atau “Cong” di wilayah Jatiasih, pada hari Sabtu (16/11/2024) lalu.


Sudah diatur sedemikian rupa agar drama yang dimainkan dari Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Reskrim Polres Metro Bekasi Kota agar terlihat kerja karena langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.


Padahal jelas berdasarkan laporan masyarakat dan pemberitaan beberapa media online, Kalau lokasi tersebut sering digunakan atau menjadi tempat aktivitas penimbunan BBM ilegal.



Karena sudah diatur dalam drama kongkalikong berjalan dengan rapih dan mulus, tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun minyak mentah di lokasi tersebut.


Dikarenakan lokasi sudah steril makanya dari hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa area tersebut digunakan sebagai tempat penampungan BBM serta parkir tangki transportir milik PT SKL, perusahaan yang bergerak dalam pengiriman BBM yang mana merupakan mitra Pertamina.


Informasi dari warga sekitar mengungkapkan bahwa lokasi tersebut tempat digunakan untuk menampung minyak olahan dari minyak mentah “Cong”, tetapi karena sudah ramai diberitakan akhirnya saat ini berhenti dulu.


Polres Metro Bekasi Kota menegaskan komitmennya hanya isapan jempol, akan merespons cepat setiap informasi dari masyarakat terkait dugaan penyelewengan BBM.


Semoga dengan program Asta Cita yang dicanangkan Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran menunjuk TNI dalam menegakkan hukum dan memastikan pengelolaan energi berjalan sesuai aturan.


Masyarakat capek menyampaikan, dan melapor pada polisi percuma ujung ujungnya mereka kongkalikong. Kami minta TNI khususnya Puspom berupaya memastikan wilayah hukum kami bebas dari segala bentuk penyelewengan BBM, termasuk aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat dan negara.


Jangan bisanya masyarakat selalu diimbau untuk terus melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait distribusi BBM, Ini malah para penyidik bekerja sama.


(Red)

Lebih baru Lebih lama