JAKARTA -||
Kecelakaan maut di Plupuh-Masaran Satu Menigal Dunia Dan Satunya Kritis Kecamatan Plupuh, Sragen pada Selasa (14/1/2025) pukul 02.30.
Melibatkan mobil pickup dan sepeda motor, satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen Iptu Nur Arifin menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil pikap Mitsubishi Strada dengan nomor polisi AE 8650 G yang dikemudikan oleh Irfan Setiawan, 24, warga Kecamatan Tepus, Gunungkidul melaju dari arah barat.
Setibanya di lokasi kejadian, diduga pengemudi mobil pickup kurang konsentrasi atau mengantuk, sehingga kendaraan oleng ke kanan.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AD 2103 ASE yang dikendarai oleh Sugiyanto, 37, warga Desa Jabung, Kecamatan Plupuh; dan membonceng Rahmad Aryadi, 24 warga desa Pungsari, Kecamatan Plupuh.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Akibat benturan keras, Sugiyanto mengalami luka parah pada kaki kanan patah tertutup, pipi kiri robek, dan sejumlah luka lecet lainnya.
Sayangnya, nyawa pria berusia 37 tahun itu tidak tertolong dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas Plupuh I.
Sementara itu, Rahmad Aryadi mengalami luka serius pada kaki kanan patah tertutup, ibu jari kaki kanan dan kiri robek, serta penurunan kesadaran.
"Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Masaran untuk mendapatkan perawatan intensif," terangnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.
"Kasus kecelakaan lalu lintas ini menjadi peringatan bagi seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas.
Pengemudi diimbau untuk tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk atau lelah, serta selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya," ujarnya
Kecelakaan ini diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil pikap yang kurang konsentrasi atau mengantuk saat mengemudi
SD solopost/red


