Kabupaten Solok, Jurnal Investigasi Mabes
SMPN 2 Gunung talang, sekolah yang sangat favorit di Kabupaten Solok. Sehingga menjadi idaman bagi orangtua dan anaknya (siswa) untuk dapat bersekolah disana.
Sekolah yang terletak pada perbatasan dua Nagari dan di dua kecamatan, yaitu Nagari Kotobaru Kecamatan Kubung serta Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang.
Kalau boleh diberi peringkat, niscaya SMPN 2 Gunungtalang itu sudah Akreditasi A Plus, karena sejak awal sudah program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).
Informasi didapat, pada Tahun Pelajaran kemarin, peminat bersekolah sangat banyak sekali. Andai tidak dibatasi niscaya bakal melebihi kapasitas rombongan belajar (rombel).
Sekarang untuk kelas VII (kelas 1 baru masuk) sebanyak 10 lokal. Satu lokal jalur prestasi Tahfidz, dua lokal jalur prestasi Akademik dan selebihnya tujuh lokal buat warga siswa Tempatan.
Namun dibalik prestasi dan keistimewaan pada SMPN 2 Gunungtalang, ada juga nada sumbang yang perlu dikonfirmasi terhadap Kepala SMPN 2 Gunungtalang yang dipimpin Ibu Yenni.
Adalah pada Kamis, (28/8/2025) sekira pukul 14.25 WIB mengunjungi sekolah tersebut Kepsek Yenni sedang berkegiatan di Arosuka.
Melalui guru Bu.Dina menyebut, ibu kepala sedang di SMP 5 (Arosuka-red). Diminta bertemu yang sedia mewakili, beliau menolak halus. "Wakil belum bisa pak, kami sedang ada orang Inspektorat",ujar Bu.Dina ramah.
Ketika dikiriman pesan WhatsApp ke Kepsek Bu.Yenni, justru balasannya, menyebut seseorang yang juga rekan sesama seprofesi. "Jadi...mentang-mentang demikian apa boleh Ibu Kepsek berbuat kebijakan sesuka hati ?",selidik pewarta ini. Hingga berita ini diturunkan, pesan singkat belum dibalas secara cermat oleh Bu.Kepsek.(Masrizal)


