Diduga Dikuasai Oknum Wartawan, Proyek Desa Sumber Jaya Lampung Dipertanyakan Warga





Tulang Bawang Barat, Lampung — Program Dana Desa yang seharusnya menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta menekan angka pengangguran, justru menuai sorotan di Tiyuh Sumber Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Sejumlah warga menilai pengelolaan pembangunan di desa mereka terkesan tidak transparan dan lebih banyak dikendalikan oleh pihak luar.

Berdasarkan keterangan warga bernama MR dan Boy, mereka mengaku heran lantaran hampir semua kegiatan pembangunan desa justru dipercayakan kepada seorang oknum wartawan berinisial TAS, bukan kepada masyarakat lokal.“




Pengadaan ketahanan pangan, pembelian material pembangunan, pekerjaan pembukaan jalan, onderlag, hingga pembangunan bronjong setiap tahun selalu dikerjakan oleh dia (TAS). Kami sebagai warga justru hanya jadi penonton. Pekerja yang dipakai pun kebanyakan dari luar desa. Kalau pun ada dari sini, biasanya keluarga istri kepala tiyuh yang diutamakan,” ujar MR, Selasa (30/9/2025).

Hal senada diungkapkan Boy. Ia menyebut program ketahanan pangan berupa bantuan kambing juga diduga tidak jelas penyalurannya.“

Silakan dicek, kebanyakan yang menerima pasti keluarga kepala tiyuh atau perangkat. Kalau tanya langsung ke aparat, saya pastikan mereka bungkam karena takut kehilangan jabatan. Pernah ada empat orang yang diberhentikan begitu saja setelah memberi informasi ke media,” jelasnya.

Seorang narasumber lain yang enggan disebutkan namanya juga menambahkan bahwa beberapa insentif yang seharusnya diterima masyarakat, tidak pernah sampai ke penerima.

Selain itu, awak media juga mengonfirmasi kepada salah satu anggota Linmas Desa Sumber Jaya. Ia mengaku selama ini hanya menerima insentif sebesar Rp100 ribu per bulan, atau Rp1,2 juta per tahun. Jumlah Linmas di desa tersebut tercatat sebanyak lima orang.“

Sejak Pak Nurhasan menjabat kepala tiyuh, kami hanya terima itu saja. Tidak pernah ada tambahan. Kami juga bingung, kemana anggaran sisanya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Tiyuh Sumber Jaya, Nurhasan, belum membuahkan hasil. Saat didatangi, ia tidak berada di kantor. Ketika dihubungi melalui WhatsApp, nomor yang bersangkutan justru terblokir.

Kasus ini masih terus dikembangkan.
(Bersambung...)

Penulis: Santori – Tim Investigasi



Lebih baru Lebih lama