Murid di Aceh Utara Tumbang Usai Santap MBG, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Sampel





Jum'at, 3 Oktober 2025


JurnalinvestigasiMabes.com||Aceh Utara – Tiga murid SD Negeri 6 Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan jatuh sakit dan harus mendapatkan perawatan medis setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.


Para murid sempat dilarikan ke Puskesmas setempat, bahkan harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia, Bukit Rata, Lhokseumawe untuk penanganan lebih lanjut.


Menanggapi kasus tersebut, Dinas Kesehatan Aceh Utara langsung turun ke lokasi melakukan pendataan serta mengambil sampel makanan dan sampel muntah siswa untuk diperiksa di laboratorium.


“Dari hasil pendataan, memang murid-murid tersebut mengalami gejala mual, muntah, hingga mencret setelah menyantap MBG.


 Ada yang makan nasi putih dengan ayam saja, ada juga yang dengan tambahan tempe,” ujar Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Utara, dr. Ferianto, Jumat (3/10/2025).


Menurutnya, gejala mulai muncul sekitar 10 menit setelah para murid mengonsumsi MBG. 


Hingga kini, penyebab pasti belum dapat dipastikan karena hasil uji laboratorium masih ditunggu.


“Sampel makanan dan muntah sudah kita kirim ke BPOM dan Labkesda Banda Aceh, tapi sampai Jumat ini hasilnya belum keluar. Jadi belum bisa dipastikan penyebab pasti anak-anak tersebut mengalami keracunan,” jelas Ferianto.


Saat ditanya soal kepastian waktu keluarnya hasil, ia menambahkan, “Tidak bisa dipastikan. Tergantung antrean pemeriksaan di laboratorium.


 Namun begitu hasil keluar, pihak laboratorium pasti akan segera menghubungi kami.”


Kasus ini menjadi sorotan publik karena program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesehatan siswa di sekolah. 


Pihak sekolah maupun wali murid kini menunggu hasil investigasi untuk memastikan apakah kejadian tersebut murni akibat menu MBG atau ada faktor lain.(***)

Lebih baru Lebih lama