Proyek Siluman Dana Desa di Tambakasri, RAB Tak Ada, Kualitas Dipertanyakan






Malang,||

 www.jurnalinvestigimabes.com – Proyek pembangunan infrastruktur di Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, diduga dikerjakan secara siluman tanpa papan nama Rencana Anggaran Biaya (RAB). 


Dugaan ini muncul setelah awak media menemukan pembangunan plengsengan, paving, dan rabat beton tanpa transparansi anggaran pada 16-19 Desember 2025.


 Mungkin bagi mereka, papan nama RAB dianggap barang mewah yang hanya untuk desa-desa "berkelas".



Narasumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan adanya indikasi penggelembungan anggaran dan ketidaksesuaian spesifikasi lapangan. Saat dikonfirmasi, perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengaku tidak mengetahui isi RAB, yang diduga disembunyikan.


 Mereka juga mengeluhkan minimnya pengawasan karena pendamping desa sering absen—seperti pendamping yang cuma mampir untuk ambil foto, lalu hilang ditelan bumi. Di lapangan, tim media menemukan rabat beton di RT 30 dan RT 25 RW 04, Dusun Sidomakmur, yang dibuat tanpa campuran koral atau batu pecah—material penting agar beton tidak mudah retak. Praktik ini disebut sudah lazim di beberapa titik pembangunan desa. 


Proyek sepanjang 150 meter dengan lebar 75 cm kanan dan kiri hanya menggunakan pasir 7 kotak dan semen 1 sak tanpa koral, diduga  upah tenaga kerja tak luput dari khitan HOK Ter bayar Rp6 jutaan. 


Mungkin bagi mereka, beton tanpa batu pecah itu namanya inovasi, bukan kecurangan. Masyarakat mendesak Tim Inspektorat Kabupaten Malang segera turun tangan untuk menguji kelayakan proyek dan membongkar kemungkinan penyimpangan.


 Hingga berita ini diturunkan, perangkat desa belum memberikan klarifikasi resmi—mungkin masih sibuk mencari alasan yang lebih kreatif.


 Penulis : Ok

Lebih baru Lebih lama