Rabu, 14 Januari 2026
JurnalinvestigasiMabes.com||
ACEH BARAT — Di tengah medan ekstrem dan keterisolasian pascabanjir, jajaran Polres Aceh Barat menunjukkan komitmen nyata pelayanan kemanusiaan. Dipimpin langsung Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., personel kepolisian menyalurkan bantuan sembako sekaligus layanan pengobatan gratis kepada warga Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Selasa (13/1/2026).
Gampong Sikundo merupakan salah satu wilayah terdampak banjir terparah yang sempat terisolasi akibat rusaknya akses jalan.
Meski dihadapkan pada kondisi geografis berat, Polres Aceh Barat memastikan bantuan negara tetap menjangkau masyarakat pelosok.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan pada pukul 07.30 WIB di halaman Mapolres Aceh Barat, Jalan Swadaya, Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan.
Apel tersebut difokuskan pada pengecekan personel, kesiapan logistik sembako, serta perlengkapan medis yang akan digunakan di lokasi terdampak.
Perjalanan menuju Gampong Sikundo menjadi tantangan tersendiri. Jalan sempit, berlumpur, berbatu, serta tanjakan terjal akibat sisa banjir memaksa rombongan menggunakan motor trail.
Di sejumlah titik ekstrem, Kapolres bersama personel bahkan harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer menembus perbukitan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan tiba di Gampong Sikundo dan disambut hangat oleh Keuchik setempat, aparatur gampong, serta masyarakat yang sejak pagi menanti kehadiran tim bantuan. Turut mendampingi Kapolres, Wakapolres Aceh Barat, para Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Barat, serta Kapolsek Pante Ceureumen.
Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Barat menegaskan bahwa kehadiran Polri di wilayah terdampak bukan sekadar menjalankan fungsi keamanan, melainkan wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi memastikan masyarakat terdampak benar-benar merasakan kehadiran negara. Polri akan selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat, termasuk di wilayah pelosok seperti Gampong Sikundo,” ujar AKBP Yhogi Hadisetiawan.
Selain bantuan sembako, Polres Aceh Barat melalui Urusan Kesehatan (Urkes) juga membuka layanan pengobatan gratis. Warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, serta vitamin guna membantu pemulihan pascabanjir.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mengingat akses layanan kesehatan ke luar gampong sangat terbatas.
Bantuan sembako yang disalurkan sebanyak 60 paket, diperuntukkan bagi 57 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 195 jiwa. Paket tersebut berisi beras, mi instan, minyak goreng, susu UHT, susu kental manis, biskuit, makanan siap saji, popok bayi, pembalut wanita, sarung, serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persatuan, saling membantu pascabencana, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila terdapat kendala maupun gangguan keamanan.
“Kami akan terus hadir, baik dalam menjaga kamtibmas maupun memberikan pelayanan sosial. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan setelah banjir,” tambahnya.
Kegiatan kemanusiaan tersebut berakhir sekitar pukul 18.00 WIB dalam suasana haru dan penuh keakraban. Warga Gampong Sikundo menyampaikan apresiasi atas perjuangan Polres Aceh Barat yang rela menembus medan berat demi menyalurkan bantuan.
Aksi ini menegaskan bahwa Polres Aceh Barat tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan mitra kemanusiaan masyarakat, hingga ke pelosok negeri.(***)

