Selasa, 27 Januari 2026
JurnalinvestigasiMabes.com||
Langsa, - Menindaklanjuti permintaan air bersih oleh warga yang berasal dari berbagai desa di Kabupaten Aceh Tamiang pasca terjadi banjir beberapa waktu lalu, hal tersebut di sahuti dengan penuh perhatian serta semangat kebersamaan oleh Hilal Merah Indonesia (HILMI) Front Persaudaraan Islam (FPI) dalam programnya menyalurkan air bersih terhadap warga bencana.
Penyaluran air bersih secara cuma-cuma sebagai wujud kepedulian HILMI FPI tersebut dilaksanakan langsung oleh Abah Faisal yang merupakan ketua DPW FPI Kota Langsa dari mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026.
Adapun hingga saat ini program peynauran air bersih tersebut telah berhasil menyasar sebanyak 207 titik desa di wilayah bencana yang dilakukan pada tahap pertama, sedangkan untuk penyaluran tahap kedua saat ini masih terus berlanjut dilakukan DPW FPI kota Langsa.
Abah Faisal Ketua DPW FPI kota Langsa dalam konfirmasinya kepada jurnalinvestigasimabes.com , Selasa (27 Januari 2026) membenarkan terkait program penyaluran air bersih secara gratis kepada warga korban banjir di Aceh Tamiang oleh HILMI FPI yang dilakukan pihaknya DPW FPI kota Langsa.
“Benar, ini program HILMI FPI, kami sudah menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga korban banjir di 207 titik desa di Aceh Tamiang, adapun untuk tahap pertama sudah berlangsung selama satu bulan terhitung dari tanggal 26 Desember 2025, hingga tanggal 26 Januari 2026 untuk tahap awal sebut Abah Faisal seraya mengatakan.
“Alhamdulillah selama satu bulan kami bekerja lanjut Abah Faisal, pihak kami FPI kota Langsa di bawah program air bersih HILMI-FPI, selama 1 bulan sudah berhasil mendisbustrasikan 600 ribu liter air untuk masyarakat Tamiang.
“Adapun untuk anggaran berasal dari sumbangan donasi masyarakat yang di buka oleh FPI kota Langsa dan FPI pusat, “Insya Allah sekarang kami masih terus mendisbustrasikan air bersih ke Aceh Tamiang untuk tahap kedua selama satu bulan lagi kedepannya.
Lebih lanjut Abah Faisal menjelaskan, “sumber air yang kami ambil sambung Abah Faisal, berasal dari sumber air bersih desa Lengkong kota Langsa, sedangkan untuk pendistribusaiannya, kami menyewa mobil Tangki untuk 1 bulan 20 juta, diluar BBM, Supir, dan lainnya, “mohon doa serta dukungan, agar kami dapat menyelesaikan tugas kemanusiaan ini dengan baik, pungkas Abah Faisal.
( KAMAL)
#Tim investigasi Aceh

