Pintu Air Demangan 3 Aktifkan Empat Pompa, Solo Siaga Antisipasi Banjir





Solo —||

 Status kewaspadaan banjir di wilayah Surakarta meningkat seiring naiknya debit air sungai utama yang melintasi kota. Untuk mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman, pengelola Pintu Air Demangan 3 mengoperasikan empat unit pompa air guna mempercepat pembuangan air dari dalam kota menuju aliran Bengawan Solo.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, elevasi di Pintu Air Demangan 3 tercatat sekitar 5 meter. Sementara itu, ketinggian air Bengawan Solo telah mencapai kurang lebih 7,7 meter dan masih menunjukkan tren kenaikan secara perlahan. Kondisi ini berbeda dibandingkan pagi hingga siang hari sebelumnya, ketika kenaikan debit air terpantau berlangsung lebih cepat.



Langkah pengaktifan pompa dilakukan sebagai bentuk mitigasi dini untuk mengurangi tekanan air di saluran dalam kota. Dengan percepatan aliran pembuangan, diharapkan genangan di titik-titik rawan dapat diminimalkan, terutama di kawasan padat penduduk yang kerap terdampak saat debit sungai meningkat.

Petugas di lokasi terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan tinggi muka air dan kesiapan infrastruktur pengendali banjir. Sistem pompa bekerja secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi lapangan agar aliran tetap stabil dan tidak menimbulkan dampak tambahan.

Hingga laporan ini disusun, kondisi cuaca di wilayah Solo terpantau mendung namun belum terjadi hujan. Meski demikian, potensi perubahan cuaca tetap diwaspadai mengingat kontribusi curah hujan dapat mempercepat peningkatan debit sungai.

Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rendah. Warga disarankan memantau informasi resmi dari petugas serta memastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat guna membantu kelancaran aliran.

Pengoperasian pompa di Pintu Air Demangan 3 menjadi bagian dari upaya preventif untuk menjaga stabilitas sistem drainase kota. Dengan kesiapsiagaan petugas dan dukungan masyarakat, diharapkan risiko banjir dapat ditekan sehingga aktivitas warga tetap berjalan aman dan kondusif.


Dwi  harianto

Lebih baru Lebih lama