DEPOK, – ||
Bertempat di gedung Dibaleka 2 Lt 1, Kelompok Kerja (Pokja) Ramah Investasi Depok (PRID) baru-baru ini telah menggelar pertemuan dalam rangka jalin silaturahmi dengan sejumlah aktivis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kota Depok, Rabu (8/4).
Pertemuan tersebut disebut-sebut sebagai langkah untuk mempererat hubungan sekaligus membangun sinergi dalam mendukung iklim investasi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kota Depok.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak sepakat saling bertukar pandangan terkait peran masyarakat sipil dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta keberpihakan terhadap kepentingan publik, dalam setiap proses investasi.
Ketua LSM Gerakan Depok Bersatu (Gedor), Eman Sutriadi, dengan tegas menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Kami berharap adanya ruang dialog yang berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil, agar berjalannya pembangunan di Kota Depok dapat dilakukan dengan secara adil dan merata,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Pokja Ramah Investasi Kota Depok (PRIDE) Kasno, senada menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk LSM.
“Kami menyambut baik masukan dari rekan-rekan LSM sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem investasi yang ramah, transparan, dan berdaya saing,” katanya.
Pertemuan tersebut juga digelar dalam rangka meredakan suhu polarisasi politik yang sempat mengemuka, serta membahas sejumlah isu strategis, diantaranya terkait kemudahan perizinan, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat lokal dalam kegiatan investasi.
Kedua belah pihak sepakat, untuk menjadikan forum silaturahmi sebagai langkah awal dalam membangun komunikasi yang lebih intensif kedepannya.
Kegiatan pun diakhiri dengan sesi foto bersama, dalam bingkai komitmen bersama untuk terus menjalin sinergitas buat kemajuan pembangunan di Kota Depok. (Tim/Red)

