Jurnal Investigasi Mabes.com
Banyuasin — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyuasin menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan partai di tingkat daerah. Agenda ini bertujuan untuk menjaring serta menetapkan calon Ketua DPC PKB Banyuasin periode 2026–2031.
Pelaksanaan Muscab berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Pada tahap awal, proses penjaringan yang dilakukan di tingkat DPW dan DPP hanya menghasilkan lima nama kandidat. Kelima kandidat tersebut adalah:
Rudiyanto (Ketua DPC sebelumnya)
Zulfahmi (anggota DPRD dari Fraksi PKB, dua periode)
Dedi Marus (anggota PKB, satu periode)
Walid Bani Hasm (anggota PKB, satu periode)
H. Nirwani (kader PKB)
Namun, seiring berjalannya Muscab, jumlah kandidat bertambah menjadi delapan orang. Tiga nama tambahan yang masuk dalam bursa pencalonan yakni:
Agus Riyanto (anggota Fraksi PKB, satu periode)
Emi Sumitra (kader partai)
Endang Sari (kader partai)
Penambahan kandidat ini menunjukkan tingginya minat dan partisipasi kader dalam membangun serta memajukan PKB di Kabupaten Banyuasin ke depan.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB yang juga bertindak sebagai pimpinan sidang Muscab, H. Lalu Hadrian Irfan, menegaskan bahwa proses penentuan Ketua DPC tidak hanya berhenti di forum Muscab. Seluruh nama yang diusulkan nantinya akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan di tingkat pusat.
“Proses ini tidak selesai di Muscab saja. Semua kandidat yang diusulkan wajib mengikuti tahapan seleksi yang ketat di Jakarta. DPP akan melakukan penilaian secara menyeluruh sebelum menetapkan ketua definitif,” ujarnya.
Di sela kegiatan, salah satu kandidat kuat, Zulfahmi, yang telah menjabat sebagai anggota DPRD Banyuasin selama dua periode dari Fraksi PKB, menyampaikan kesiapannya apabila diberikan kepercayaan oleh partai.
“Alhamdulillah, jika saya dipercaya dan diinstruksikan oleh partai untuk mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Banyuasin periode 2026–2031, insyaallah akan saya jalankan dengan penuh dedikasi. Saya akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, baik moril maupun materil, demi kebesaran dan kejayaan PKB Banyuasin,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan PKB sebagai rumah besar bagi masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi dan mewujudkan kesejahteraan yang merata.
“Saya berkomitmen menjadikan PKB Banyuasin sebagai wadah perjuangan masyarakat, guna mewujudkan mimpi besar bersama menuju keadilan dan kesejahteraan,” tambahnya.
Muscab DPC PKB Banyuasin ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa partai semakin solid, progresif, serta lebih dekat dengan masyarakat. Dengan banyaknya kandidat yang muncul, diharapkan proses seleksi akan menghasilkan figur terbaik yang mampu menjawab tantangan politik ke depan.
(Frans Lemansari – JIM)



