Minahasa – ||
Dinamika politik desa di Provinsi Sulawesi Utara mulai menghangat menjelang pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak tahun 2026. Di Kabupaten Minahasa, sebanyak 129 desa dari total 227 desa yang tersebar di 25 kecamatan dijadwalkan akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Salah satu figur yang mulai mencuri perhatian adalah Yerri Lukas. Sosok muda yang dikenal cerdas, sederhana, dan tegas ini menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon Hukum Tua di Desa Kalasey Dua, Kecamatan Mandolang.
Dalam wawancara bersama awak media, Yerri Lukas menegaskan komitmennya untuk ikut berkompetisi secara sehat dalam Pilhut 2026. Ia menyampaikan bahwa keputusannya maju dilandasi oleh keinginan kuat untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat desa.
“Ini bukan sekadar kontestasi, tetapi panggilan untuk melayani dan membangun desa dengan hati serta kerja nyata,” ujarnya.
Visi Besar: Desa Mandiri, Sejahtera, dan Kompetitif
Mengusung visi “Mewujudkan Desa yang Mandiri, Sejahtera, dan Kompetitif”, Yerri Lukas bertekad menjadikan Desa Kalasey Dua sebagai desa yang mampu berdiri di atas kekuatan sendiri, dengan kesejahteraan merata dan daya saing tinggi di berbagai sektor
.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merumuskan sejumlah misi strategis, di antaranya menyelenggarakan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan demokratis berbasis musyawarah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya reforma agraria yang adil guna mendorong keadilan sosial, ekonomi, budaya, serta ketahanan pangan masyarakat.
Program Prioritas: Dari Infrastruktur hingga Pemberdayaan Masyarakat
Dalam paparannya, Yerri Lukas juga memaparkan 10 program prioritas yang akan dijalankan apabila terpilih nanti, meliputi:
Pertama, peningkatan kinerja dan pelayanan aparatur desa agar lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kedua, perbaikan sarana dan prasarana air bersih sebagai kebutuhan dasar warga.
Selanjutnya, ia juga menyoroti pentingnya pengadaan sarana penanganan sampah demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Program lainnya mencakup penyelesaian sertifikat tanah tahap pertama guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Di sektor olahraga, Yerri berkomitmen meningkatkan fasilitas seperti lapangan sepak bola dan sarana olahraga lainnya. Ia juga merencanakan penguatan sistem keamanan desa melalui pemasangan CCTV serta penerangan jalan di sejumlah titik rawan.
Tak hanya itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian utama, dengan fokus pada kesadaran hukum, demokrasi, sosial, budaya, dan ekonomi. Dalam hal tata kelola keuangan, ia menargetkan transparansi penuh, termasuk pengelolaan dana serikat duka yang ada di desa.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Yerri mengedepankan sinergi antara UMKM dan koperasi agar mampu menciptakan pemerataan kesejahteraan. Sementara itu, program bantuan sosial akan diberikan secara adil dan transparan bagi masyarakat kurang mampu.
Sebagai landasan dalam menjalankan roda pemerintahan, Yerri Lukas mengusung motto: “Melayani Dengan Hati, Bekerja Dengan Bukti (MISMOL)”. Motto ini mencerminkan komitmennya untuk tidak hanya berjanji, tetapi juga membuktikan kinerja nyata di lapangan.
Dengan semangat perubahan dan pendekatan kepemimpinan yang humanis namun tegas, Yerri Lukas optimistis dapat membawa Desa Kalasey Dua menuju arah yang lebih baik. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam Pilhut mendatang.
Kontestasi Pilhut 2026 di Kabupaten Minahasa dipastikan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan. Kehadiran figur-figur muda seperti Yerri Lukas diharapkan mampu membawa angin segar dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, transparan, dan berpihak kepada masyarakat
Mismol.

