Padang — ||
Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan strategis di jajaran perwira tinggi (Pati) Polri. Dalam kebijakan terbaru yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) resmi berganti dari Irjen Pol Gatot Tri Suryanta kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada Mei 2026 dan menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri. Pergantian ini juga termasuk dalam rotasi sejumlah Kapolda di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja institusi kepolisian.
Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang sebelumnya memimpin Polda Sumbar kini mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Selama menjabat sebagai Kapolda Sumbar, Irjen Gatot dikenal aktif dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, penguatan pelayanan publik, hingga penanganan berbagai persoalan kamtibmas di wilayah Sumatera Barat.
Sementara itu, tongkat estafet kepemimpinan Polda Sumbar kini dipercayakan kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Sumbar, Irjen Djati menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara dan memiliki pengalaman panjang di bidang intelijen serta keamanan nasional.
Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy diketahui merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 dan merupakan rekan satu angkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dengan latar belakang pengalaman yang luas, ia diharapkan mampu membawa penguatan institusi Polri, khususnya di wilayah Sumatera Barat yang memiliki tantangan keamanan dan sosial yang cukup kompleks.
Pergantian pimpinan di tubuh Polri merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel. Selain itu, rotasi jabatan juga bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian agar semakin profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.
Mutasi kali ini menjadi perhatian publik Sumatera Barat mengingat posisi Kapolda memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, terutama menjelang berbagai agenda nasional maupun daerah pada tahun 2026.
Masyarakat Sumbar pun berharap kepemimpinan baru di Polda Sumbar dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Selain itu, publik juga menaruh harapan besar agar jajaran Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Irjen Djati Wiyoto Abadhy dapat terus meningkatkan penegakan hukum yang profesional, pemberantasan narkoba, penanganan kejahatan jalanan, hingga pelayanan publik yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan pergantian ini, Polri kembali menegaskan komitmennya dalam melakukan pembenahan internal melalui sistem rotasi dan promosi jabatan yang berkesinambungan demi menjaga kualitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat Indones
Ref_HP

