SEKAYU, Mei 2026 – ||
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi merilis hasil verifikasi administrasi Program Pelatihan Sektor Minyak dan Gas (Migas) yang didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026. Program prestisius ini akan memberangkatkan 20 pemuda terbaik Muba untuk mengikuti pelatihan di PPSDM Migas Cepu dengan fasilitas beasiswa penuh (100 persen gratis), termasuk biaya pendidikan dan transportasi pulang-pergi Palembang–Cepu.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang sangat tinggi. Tercatat sebanyak 143 pemuda-pemudi Muba mendaftarkan diri untuk memperebutkan kuota terbatas tersebut.
Pesan Tegas Bupati Toha Tohet: “Andalkan Kemampuan, Bukan Orang Dalam”
Menanggapi tingginya minat peserta, Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet, memberikan motivasi sekaligus penegasan bahwa proses seleksi berlangsung berdasarkan kemampuan, bukan koneksi.
“Saya tegaskan kepada anak-anakku, calon peserta pelatihan migas, andalkan kemampuan dan kapasitas diri kalian sendiri. Percayalah pada potensi diri, jangan pernah mencari atau mengandalkan koneksi, keluarga, apalagi titipan orang dalam,” tegas Bupati.
Menurutnya, peserta yang nantinya lolos harus mampu menunjukkan kualitas diri, karena dunia industri migas menuntut profesionalisme dan kompetensi tinggi.
“Yang akan duduk belajar dan meningkatkan keterampilan di Cepu adalah diri kalian sendiri. Saat memasuki dunia kerja industri migas nanti, seleksinya sangat ketat dan yang dinilai adalah kinerja nyata. Jika kalian mampu dan kompeten, yakinlah pasti lulus,” tambahnya.
Kadisnakertrans: Disiplin dan Tepat Waktu Jadi Kunci
Sejalan dengan arahan Bupati, Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, mengingatkan peserta yang telah lolos administrasi agar mempersiapkan diri secara serius menghadapi tahapan seleksi berikutnya.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara jujur, transparan, dan objektif, sehingga seluruh peserta wajib mengikuti aturan dengan disiplin.
“Kompetisi ini dilaksanakan secara jujur, transparan, dan objektif. Seluruh peserta wajib hadir tepat waktu sesuai jadwal, mematuhi tata tertib, serta mempersiapkan fisik dan mental. Tunjukkan bahwa pemuda Muba adalah SDM yang siap kerja dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Herryandi juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi perempuan pada pelatihan tahun ini. Dari total 143 pendaftar, 45 peserta merupakan perempuan, terutama pada jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas, menandakan semakin terbukanya ruang kompetisi di sektor industri migas.
Data Hasil Verifikasi Administrasi
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (Kabid Lattas) Disnakertrans Muba, Edison, memaparkan hasil verifikasi administrasi tiga jurusan pelatihan yang dibuka.
Dari total 143 pelamar, terdapat 13 peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), terdiri dari 11 laki-laki dan 2 perempuan.
1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas
Total pelamar: 96 orang (54 laki-laki, 42 perempuan)
Menjadi jurusan paling diminati
10 peserta dinyatakan TMS, karena standar administrasi industri yang ketat
2. Operasi Pesawat Angkat, Angkut, dan Juru Ikat Beban (Rigger)
Total pelamar: 24 orang (seluruhnya laki-laki)
3 peserta dinyatakan TMS
3. Pengukur Isi Tangki dan Hasil Olahan
Total pelamar: 23 orang (20 laki-laki, 3 perempuan)
0 peserta TMS
Seluruh pelamar lolos administrasi menuju tahap berikutnya
Jadwal Seleksi Tertulis
Panitia Rekrutmen Pelatihan Migas Disnakertrans Muba Tahun 2026 secara resmi mengumumkan pelaksanaan tes tertulis (Matematika dan Tes Buta Warna) sebagai tahapan berikutnya.
Hari/Tanggal: Senin, 25 Mei 2026
Tempat: Aula Balai Latihan Kerja (BLK), samping Poltek Sekayu, Jalan Kolonel Wahid Udin Lk. II, Kelurahan Kayuara, Sekayu.
Pembagian Jadwal Seleksi
Sesi I
Pukul 08.00 WIB
Nomor berkas 001–072
Sesi II
Pukul 10.00 WIB
Nomor berkas 073–143
Ketentuan Wajib Peserta
Berpakaian bebas sopan (kemeja atau kaos berkerah) dan menggunakan sepatu.
Membawa tanda terima berkas serta alat tulis berupa ballpoint tinta hitam.
Wajib hadir paling lambat pukul 07.30 WIB untuk proses registrasi.
Menutup keterangannya, Edison mengingatkan seluruh peserta untuk memanfaatkan waktu persiapan dengan maksimal.
“Proses verifikasi dan seleksi ini dilakukan secara ketat dan transparan agar peserta yang lolos benar-benar memenuhi standar industri migas. Bagi yang belum memenuhi syarat jangan berkecil hati, tetap semangat dan persiapkan diri untuk program berikutnya,” pungkasnya.
Muba Maju Lebih Cepat!
Tenaga Kerja Berkompeten, Musi Banyuasin Sejahtera!

