Pesisir Selatan –||
Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp7,1 miliar, diduga menyisakan sejumlah persoalan dalam pelaksanaannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari dokumentasi lapangan, ditemukan adanya beberapa item pekerjaan yang diduga belum selesai dikerjakan. Namun, proyek tersebut dikabarkan telah melalui proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dan sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, dalam mekanisme pelaksanaan proyek pemerintah, proses PHO seharusnya dilakukan setelah seluruh pekerjaan dinyatakan selesai sesuai dengan spesifikasi teknis, gambar kerja, serta ketentuan yang tertuang dalam kontrak.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, terdapat dugaan adanya permainan antara pihak kontraktor atau rekanan dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tim teknis, maupun tim PHO terkait pelaksanaan dan pemeriksaan hasil pekerjaan.
"Masih ada beberapa item pekerjaan yang belum selesai, namun proyek tersebut sudah dilakukan PHO. Hal ini patut dipertanyakan karena dapat berpotensi merugikan keuangan negara apabila pekerjaan yang belum tuntas dinyatakan selesai," ungkap sumber tersebut.
Masyarakat berharap agar instansi terkait, termasuk Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum, dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap proyek pembangunan RSUD Tapan tersebut guna memastikan pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara dinilai sangat penting, terlebih proyek tersebut merupakan fasilitas kesehatan yang nantinya akan digunakan untuk melayani masyarakat luas.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana, PPK, maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan dan klarifikasi lebih lanjut.
(Tim/Jurnalis Investigasi MABES)
DJ



