Jurnal Investigasi Mabes | Pekanbaru,– Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 46 Pekanbaru telah rampung dan berlangsung dengan baik sesuai petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru dilaksanakan oleh panitia sekolah dengan memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung.
Kepala SMP Negeri 46 Pekanbaru, Dr. H. Kazwaini Munir, M.Ag, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian pelaksanaan SPMB dapat diselesaikan dengan lancar.
“Alhamdulillah pelaksanaan SPMB SMP Negeri 46 Pekanbaru selesai sesuai juknis dengan baik dan lancar,” katanya.
Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, SMP Negeri 46 Pekanbaru menyediakan daya tampung sebanyak 220 peserta didik baru. Sementara itu, jumlah calon peserta didik yang mendaftar hingga penutupan mencapai 339 orang.
Menurut Kazwaini, selama proses penerimaan terdapat beberapa kendala administrasi yang dihadapi calon peserta didik maupun orang tua, di antaranya berkaitan dengan Kartu Keluarga (KK), mutasi, dan jalur afirmasi. Meski demikian, pihak sekolah berupaya memberikan pendampingan dan penjelasan kepada masyarakat agar setiap kendala dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Apapun yang terjadi di lapangan, kami menyampaikan informasi kepada orang tua. Jika ada kendala seperti KK bermasalah, mutasi maupun afirmasi, kami berupaya memberikan arahan terbaik agar anak tetap dapat bersekolah. Apabila masih ada permasalahan, tentu kami komunikasikan sebagai pelaksana SPMB agar mendapatkan solusi terbaik,” jelasnya.
Ia menambahkan, komunikasi antara sekolah dan orang tua menjadi salah satu upaya penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul selama tahapan penerimaan peserta didik baru berlangsung.
Di akhir wawancara, Kazwaini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan SPMB agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Ia juga berpesan kepada peserta didik yang telah dinyatakan diterima agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh.
“Jadilah pelajar yang terbaik, karena untuk masuk ke sekolah ini bukanlah hal yang mudah, tetapi melalui proses yang panjang. Kami juga berharap orang tua menjadikan sekolah sebagai batu loncatan agar anak-anak menjadi pribadi yang hebat, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” tutupnya.

