Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan, Pastikan Kesiapan Satuan Masa Depan TNI AD*





*SEMARANG||

, jurnalinvestigasimabes.com* – Pangdam IV/Diponegoro *Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.* meninjau langsung lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yonif TP di wilayah Kodam IV/Diponegoro, Rabu, 15 Juli 2026.


Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Kodam IV/Diponegoro untuk memastikan kesiapan satuan baru TNI AD yang dibentuk sebagai jawaban atas tantangan tugas kewilayaan di masa depan.


Kehadiran Pangdam disambut oleh Danrem, Dandim setempat, Forkopimda, dan para pejabat utama Kodam IV/Diponegoro. Dalam kunjungan tersebut, Pangdam mengecek progres pembangunan sarana dan prasarana, mulai dari barak prajurit, mess, kantor, gudang logistik, hingga fasilitas latihan.


Yonif TP, Satuan Andalan Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat*

Yonif Teritorial Pembangunan merupakan satuan tempur TNI AD dengan tugas pokok tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.


Mayjen TNI Deddy Suryadi menegaskan, kehadiran Yonif TP di wilayah Kodam IV/Diponegoro adalah bukti komitmen TNI untuk hadir lebih dekat dengan rakyat.


"Yonif Teritorial Pembangunan ini bukan sekadar satuan tempur. Mereka juga harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan, membantu pemerintah daerah, dan menjadi solusi bagi kesulitan rakyat di sekitarnya," tegas Pangdam.


Menurut Pangdam, para prajurit Yonif TP nantinya akan dibekali kemampuan ganda. Selain kemampuan tempur, mereka juga akan dilatih keterampilan di bidang pertanian, infrastruktur, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.


 *Pastikan Pembangunan Sesuai Target dan Standar*

Dalam peninjauan, Pangdam IV/Diponegoro memberikan sejumlah penekanan kepada para pejabat yang bertanggung jawab terhadap pembangunan.


Beliau meminta agar seluruh pembangunan dilaksanakan sesuai standar, tepat waktu, dan memperhatikan kualitas. Selain itu, aspek ramah lingkungan dan dukungan masyarakat sekitar juga harus menjadi prioritas.


"Saya tidak ingin ada pembangunan asal jadi. Barak harus layak, fasilitas latihan harus memadai, karena ini menyangkut masa depan satuan dan kesejahteraan prajurit kita," ujar Pangdam.


Pangdam juga menekankan pentingnya soliditas antara TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Sinergi ini, lanjutnya, menjadi kunci keberhasilan Yonif TP dalam menjalankan tugasnya nanti.


 *Dukungan Pemda dan Masyarakat*

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah kabupaten setempat menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Yonif TP. Kehadiran satuan ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan keamanan, serta mempercepat pembangunan di wilayah sekitar.


Tokoh masyarakat setempat juga menyambut baik. Mereka berharap kehadiran Yonif TP bisa membawa dampak positif, mulai dari kegiatan TMMD, bakti sosial, hingga pembinaan teritorial.


 *Harapan Untuk Satuan Masa Depan*

Di akhir peninjauan, Pangdam IV/Diponegoro berpesan agar para personel yang nantinya menempati Yonif TP memiliki semangat, disiplin, dan loyalitas tinggi.


"Ini adalah satuan masa depan. Saya ingin Yonif TP menjadi contoh satuan yang profesional, dicintai rakyat, dan menjadi kebanggaan Kodam IV/Diponegoro," pungkas Mayjen TNI Deddy Suryadi.


Dengan percepatan pembangunan ini, Kodam IV/Diponegoro optimis Yonif Teritorial Pembangunan dapat segera diresmikan dan beroperasi penuh dalam waktu dekat, guna mendukung tugas TNI AD dalam menjaga kedaulatan NKRI sekaligus membangun negeri.


*Reporter: Tim Redaksi*  

*jurnalinvestigasimabes.com*

Lebih baru Lebih lama