Pasaman –||
Taman Khatulistiwa (Taman Equator) Bonjol, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, dipenuhi lautan biru oleh ratusan kader dan simpatisan Partai Demokrat pada Jumat (31/7/2026). Mereka mengikuti puncak kegiatan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri (GLBIA) tingkat Kabupaten Pasaman dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.
Sejak siang hari, ratusan peserta mengenakan atribut berwarna biru memadati kawasan wisata Taman Khatulistiwa. Selain berkumpul di lokasi utama, sebagian peserta juga menyebar ke sejumlah titik untuk melaksanakan aksi gotong royong membersihkan lingkungan.
Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada aksi bersih-bersih kawasan wisata, tetapi juga diisi dengan penanaman ratusan bibit pohon bersama para pelajar dan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) di kawasan Bukit Tak Jadi, salah satu situs bersejarah perjuangan Tuanku Imam Bonjol dalam Perang Paderi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dari Fraksi Partai Demokrat, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil Pasaman Alimuda, SH, Wali Nagari Ganggo Mudiak, Wali Nagari Ganggo Hilia, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Perhubungan, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman, Hasrizal. Aksi sosial tersebut juga mendapat dukungan dari petugas kebersihan (Pasukan Oranye) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Pasaman, Haris Sudin, dipercaya sebagai Ketua Koordinator Pelaksana GLBIA. Penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan partai atas kapasitas kepemimpinan, kemampuan organisasi, dan dedikasinya dalam menggerakkan kader untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pasaman, Sabar AS, mengatakan dipilihnya Taman Khatulistiwa Bonjol sebagai lokasi kegiatan merupakan bentuk kepedulian Partai Demokrat terhadap pelestarian destinasi wisata sekaligus warisan sejarah yang dimiliki Kabupaten Pasaman.
"Gerakan Langit Biru Indonesia Asri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk pengabdian Partai Demokrat kepada masyarakat dan lingkungan. Menjaga kebersihan serta menghijaukan bumi adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Sabar AS.
Ia menjelaskan, Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) merupakan implementasi arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai bentuk dukungan terhadap program pelestarian lingkungan yang menjadi bagian dari pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Sabar AS juga menyampaikan salam dari Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat AHY kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di Kabupaten Pasaman.
Menurutnya, melalui peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan terus tumbuh menjadi budaya dalam membangun Pasaman yang lebih bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Alimuda, SH, menegaskan bahwa aksi bakti sosial berupa gotong royong membersihkan lingkungan dan penanaman pohon diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
"Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pelestarian alam harus menjadi budaya yang terus dipupuk, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi warisan positif bagi generasi mendatang," katanya.
Alimuda juga mengapresiasi antusiasme kader, simpatisan, dan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi kekuatan utama Partai Demokrat dalam mengabdi kepada masyarakat dan berkontribusi membangun daerah maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di sisi lain, Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dari Fraksi Partai Demokrat yang juga Bendahara DPC Partai Demokrat Pasaman, Yunelda Asra, memimpin barisan Srikandi Partai Demokrat dalam aksi sosial tersebut.
Bersama ratusan kader dan masyarakat, Yunelda ikut turun langsung membersihkan lingkungan dan melakukan penanaman pohon.
"Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ini bukan sekadar kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat, tetapi merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata. Harapannya, gerakan seperti ini dapat menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Srikandi Partai Demokrat bersama seluruh kader menunjukkan bahwa semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Dewan Kehormatan DPC Partai Demokrat Pasaman, Rosben Aguswar, turut mengapresiasi semangat dan militansi para kader dalam kegiatan yang sarat dengan nilai pelestarian lingkungan tersebut.
"Semoga kegiatan ini menjadi tradisi yang terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya, seraya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan destinasi wisata kebanggaan Kabupaten Pasaman.
Senada dengan itu, salah seorang kader Partai Demokrat, Reski Syafyen, berharap kegiatan GLBIA tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan menjadi awal tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup.
"Penyelamatan lingkungan hidup merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Ini adalah langkah awal yang baik untuk bersama-sama menjaga apa yang menjadi milik bersama," pungkasnya.
Foto: Puncak Gerakan Langit Biru Indonesia Asri (GLBIA) Partai Demokrat tingkat Kabupaten Pasaman dipusatkan di Taman Khatulistiwa Bonjol, Kecamatan Bonjol, Jumat (31/7/2026), yang diikuti ratusan kader, simpatisan, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam aksi gotong royong serta penanaman pohon.
Alfi

