Mengenal Jenis Bahan Bakar Diesel Pertamina, dari Pertamina Dex hingga Biosolar






JAKARTA —||

Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan bermesin diesel tidak dapat disamakan begitu saja. Perbedaan teknologi mesin, karakter kendaraan, hingga kebutuhan operasional membuat pemilihan bahan bakar menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan pemilik kendaraan.


Pertamina melalui berbagai produk bahan bakar diesel menyediakan sejumlah pilihan BBM yang diperuntukkan bagi kendaraan bermesin diesel. Produk tersebut memiliki karakteristik berbeda, antara lain berdasarkan angka setana atau Cetane Number (CN) serta kandungan sulfur.


Angka setana merupakan salah satu parameter yang menunjukkan kualitas penyalaan bahan bakar diesel. Semakin tinggi angka setana, semakin pendek waktu keterlambatan penyalaan setelah bahan bakar diinjeksikan ke ruang bakar.


Hal tersebut berkaitan erat dengan karakter kerja mesin diesel. Berbeda dengan mesin bensin yang menggunakan busi sebagai pemantik, mesin diesel memanfaatkan udara yang dikompresi hingga mencapai temperatur tinggi. Bahan bakar kemudian diinjeksikan ke ruang bakar dan terbakar akibat temperatur hasil kompresi tersebut.


Karena itu, pemilihan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin menjadi penting agar proses pembakaran dapat berlangsung secara optimal.

Pertamina Dex, Diesel dengan Angka Setana Tinggi.Salah satu produk diesel yang disediakan Pertamina adalah Pertamina Dex. Produk ini dikenal sebagai bahan bakar diesel dengan angka setana tinggi.


Dalam informasi produk Pertamina yang menjadi rujukan, Pertamina Dex memiliki Cetane Number 53. Karakteristik tersebut dirancang untuk mendukung pembakaran yang lebih baik pada kendaraan bermesin diesel, khususnya mesin diesel dengan teknologi modern dan putaran tinggi.


Penggunaan bahan bakar dengan karakteristik yang sesuai dapat membantu menghasilkan pembakaran yang lebih optimal. Dampaknya antara lain berkaitan dengan performa mesin, respons kendaraan, serta karakter suara mesin.


Pertamina Dex juga memiliki kandungan sulfur yang rendah dan dilengkapi bahan aditif yang berfungsi membantu menjaga sistem bahan bakar dari potensi korosi.


Dengan karakteristik tersebut, Pertamina Dex diperuntukkan bagi kendaraan yang membutuhkan bahan bakar diesel berkualitas tinggi, terutama kendaraan dengan teknologi mesin diesel generasi terbaru.


Dexlite, Pilihan Diesel untuk Berbagai Kebutuhan.Selain Pertamina Dex, terdapat Dexlite yang menjadi salah satu pilihan bahan bakar diesel Pertamina.


Dexlite memiliki angka setana minimal 51. Produk ini ditujukan untuk kendaraan bermesin diesel dengan berbagai kebutuhan operasional, termasuk kendaraan komersial dan sektor usaha yang menggunakan mesin diesel.


Dalam informasi produk yang dikutip dari Pertamina, Dexlite juga memiliki kandungan sulfur maksimal 1.200 ppm.


Dexlite juga berkaitan dengan kebijakan pencampuran biodiesel yang ditetapkan pemerintah. Komposisi biodiesel dalam BBM diesel mengikuti ketentuan mandatori biodiesel yang berlaku dari waktu ke waktu.


Penggunaan campuran biodiesel merupakan bagian dari kebijakan energi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan bahan bakar nabati sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Biosolar, BBM Diesel Bersubsidi.Produk lainnya adalah Biosolar. Bahan bakar ini merupakan salah satu jenis BBM diesel yang banyak digunakan oleh masyarakat, khususnya kendaraan yang memenuhi ketentuan penggunaan BBM bersubsidi.


Biosolar mengandung campuran biodiesel yang berasal dari minyak nabati. Besaran campurannya mengikuti kebijakan pemerintah yang berlaku.


Program mandatori biodiesel di Indonesia terus mengalami perkembangan. Salah satu tahapan pentingnya adalah penerapan campuran biodiesel sebesar 30 persen atau B30 yang mulai diberlakukan secara nasional pada 2020.


Penggunaan biodiesel tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mengurangi penggunaan bahan bakar diesel berbasis fosil.


Namun, penggunaan Biosolar tetap harus memperhatikan ketentuan peruntukan dan regulasi pemerintah. Tidak semua kendaraan atau pengguna dapat secara bebas memperoleh BBM bersubsidi, karena penyalurannya diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku.



Pada mesin diesel, angka setana memiliki peran penting karena berhubungan dengan kemampuan bahan bakar untuk menyala setelah proses injeksi ke ruang bakar.


Semakin tinggi angka setana, secara umum bahan bakar lebih mudah mengalami penyalaan pada kondisi yang sesuai. Hal ini dapat membantu proses pembakaran berlangsung lebih cepat dan stabil.


Pembakaran yang baik pada akhirnya berpengaruh terhadap performa mesin. Sebaliknya, penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan dapat berpotensi memengaruhi kinerja dan efisiensi mesin.


Oleh sebab itu, pemilik kendaraan diesel sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga bahan bakar, tetapi juga melihat spesifikasi mesin dan rekomendasi bahan bakar yang diberikan oleh produsen kendaraan.



Selain angka setana, kandungan sulfur menjadi salah satu parameter penting dalam bahan bakar diesel.Kandungan Sulfur Juga Perlu Diperhatikan


Kendaraan diesel modern umumnya menggunakan sistem pengendalian emisi yang lebih kompleks. Karena itu, bahan bakar dengan spesifikasi yang sesuai diperlukan agar sistem pembakaran dan pengendalian emisi dapat bekerja sebagaimana mestinya.


Rendahnya kandungan sulfur pada bahan bakar juga berkaitan dengan upaya mengurangi dampak terhadap emisi kendaraan dan mendukung penggunaan teknologi mesin diesel modern.


Pertamina menyediakan produk diesel dengan karakteristik yang berbeda sehingga pengguna dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraan.


Pemilik kendaraan diesel perlu memahami bahwa setiap produk BBM memiliki spesifikasi dan peruntukan masing-masing.

Kendaraan dengan mesin diesel modern dan teknologi pengendalian emisi tertentu membutuhkan bahan bakar yang memenuhi spesifikasi teknis dari produsen kendaraan. Karena itu, sebelum menentukan pilihan BBM, pengguna sebaiknya membaca buku manual kendaraan dan mengikuti rekomendasi pabrikan.

Penggunaan bahan bakar yang tepat bukan hanya berkaitan dengan performa, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi mesin dalam jangka panjang.

Di sisi lain, bagi pengguna BBM bersubsidi, kepatuhan terhadap aturan penyaluran juga menjadi hal yang tidak kalah penting. BBM bersubsidi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah sehingga penggunaannya harus sesuai dengan peraturan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Pertamina Terus Mengembangkan Produk Energi

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina terus mengembangkan produk bahan bakar dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi kendaraan serta tuntutan terhadap kualitas lingkungan.

Keberadaan Pertamina Dex, Dexlite dan Biosolar menunjukkan bahwa bahan bakar diesel memiliki karakteristik dan peruntukan yang berbeda.

Masyarakat diharapkan semakin memahami perbedaan tersebut sehingga dapat memilih bahan bakar sesuai spesifikasi kendaraan dan ketentuan yang berlaku.

Dengan pemilihan bahan bakar yang tepat, perawatan kendaraan yang baik, serta kepatuhan terhadap aturan penggunaan BBM, kendaraan bermesin diesel dapat digunakan secara optimal sekaligus mendukung upaya peningkatan efisiensi energi dan pengurangan dampak lingkungan.

Sumber: Pertamina Patra Niaga / informasi produk Pertamina.

Lebih baru Lebih lama