Pendidikan Politik Partai PERINDO Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026, Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa dan TPS

 




WAINGAPU, SUMBA TIMUR — ||

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat organisasi dan konsolidasi partai di seluruh kabupaten/kota. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan pendidikan politik, konsolidasi pengurus, serta penguatan kerja politik hingga ke tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS).


Kegiatan pendidikan politik Partai Perindo di Kabupaten Sumba Timur tahun 2026 menjadi salah satu bagian dari agenda penguatan internal organisasi sekaligus persiapan menghadapi agenda politik mendatang.


Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua DPW Partai Perindo NTT, Simson Alberthinus Lawa, S.H., M.H., sebagai narasumber. Hadir pula jajaran pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Sumba Timur, para kader, serta peserta pendidikan politik.


Dalam pemaparannya, Simson Alberthinus Lawa menekankan bahwa kekuatan sebuah partai politik tidak hanya ditentukan oleh keberadaan pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten. Menurutnya, kekuatan organisasi harus dibangun secara berjenjang hingga menyentuh masyarakat di tingkat desa dan TPS.




Ada tiga hal utama yang menjadi pembahasan dalam pendidikan politik tersebut, yakni kerja politik, konsolidasi, dan dukungan atau bantuan politik bagi DPD yang berprestasi.


Kerja Politik hingga Tingkat Desa dan TPS


Simson menjelaskan bahwa salah satu pekerjaan utama yang harus dilakukan jajaran partai adalah membangun dan menata struktur organisasi secara lengkap.


Penyusunan komposisi kepengurusan tidak hanya berhenti pada tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD), tetapi harus dilanjutkan hingga struktur di bawahnya, termasuk tingkat kecamatan, desa/kelurahan, sampai dengan TPS.


Menurutnya, struktur yang lengkap akan memudahkan partai dalam menjalankan program, menyampaikan informasi kepada masyarakat, melakukan pendataan, serta membangun komunikasi antara pengurus dan kader.


"Kerja politik harus dilakukan secara terstruktur. Kita harus memastikan bahwa komposisi pengurus terbentuk dan bekerja sampai tingkat desa dan TPS," ujar Simson dalam kegiatan tersebut.


Ia menegaskan, keberadaan pengurus di tingkat paling bawah menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi politik dengan masyarakat. Pengurus di tingkat desa dan TPS diharapkan tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi juga memahami tugas dan tanggung jawabnya.


Dengan demikian, struktur partai diharapkan menjadi organisasi yang aktif dan mampu menjalankan kerja-kerja politik secara berkelanjutan.


Konsolidasi Menjadi Kekuatan Organisasi


Selain pembentukan struktur, konsolidasi menjadi pembahasan penting dalam pendidikan politik tersebut.


Simson mengatakan, konsolidasi diperlukan untuk menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus dan kader. Konsolidasi juga menjadi ruang untuk menyampaikan program partai, mengevaluasi pekerjaan organisasi, serta membangun komunikasi antara DPW, DPD dan struktur partai di bawahnya.


Konsolidasi, lanjut dia, tidak hanya dilakukan ketika mendekati pemilu. Konsolidasi harus menjadi pekerjaan organisasi yang dilakukan secara rutin.


Hal tersebut sejalan dengan agenda DPW Perindo NTT yang sebelumnya juga melakukan pendidikan politik dan konsolidasi di sejumlah daerah di NTT. Dalam kegiatan di Sikka pada Agustus 2025, misalnya, DPW Perindo NTT menggabungkan pendidikan politik dengan penguatan struktur organisasi.


Agenda serupa juga dilakukan melalui safari politik ke Kabupaten Sumba Barat pada Agustus 2025, dengan fokus pada penguatan struktur dan strategi organisasi menghadapi agenda politik mendatang.


"Partai harus terus melakukan konsolidasi. Pengurus harus saling berkomunikasi dan memahami apa yang menjadi tugas masing-masing," kata Simson.


Bantuan Politik bagi DPD yang Berprestasi


Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW Perindo NTT juga menyampaikan mengenai perhatian DPW terhadap DPD yang mampu menunjukkan prestasi politik.


Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah keberhasilan DPD dalam memperoleh kursi DPRD. DPD yang memiliki anggota DPRD dinilai memiliki capaian politik yang perlu mendapat perhatian dalam pengembangan organisasi.


Simson menjelaskan bahwa DPW akan memberikan dukungan atau bantuan politik kepada DPD yang menunjukkan prestasi dan memiliki anggota DPRD.


Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong DPD agar terus meningkatkan kinerja organisasi dan memperkuat basis partai di wilayah masing-masing.


"DPD yang berprestasi dan mempunyai anggota DPRD tentu menjadi perhatian. Ada bantuan politik yang akan diberikan untuk mendukung kerja-kerja organisasi," jelasnya.


Target 80 hingga 100 Kursi DPRD


Simson Alberthinus Lawa diketahui baru mendapat tugas menahkodai DPW Partai Perindo NTT sejak April 2025.


Di bawah kepemimpinannya, DPW Perindo NTT menetapkan target peningkatan perolehan kursi legislatif di Nusa Tenggara Timur.


Saat ini, berdasarkan data internal yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Partai Perindo memiliki 46 kursi DPRD, yang terdiri atas kursi DPRD tingkat provinsi dan DPRD kabupaten/kota di wilayah NTT.


Ke depan, DPW Perindo NTT menargetkan peningkatan perolehan kursi menjadi sekitar 80 hingga 100 kursi DPRD.


Target tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya penguatan struktur partai dari tingkat provinsi hingga ke desa dan TPS.


Untuk mencapai target tersebut, kerja organisasi tidak hanya dilakukan pada masa menjelang pemilu. Pengurus dan kader diharapkan terus membangun komunikasi dengan masyarakat, menjalankan program partai, serta memperkuat keberadaan organisasi di tengah masyarakat.


Sumba Timur Jadi Bagian dari Penguatan Organisasi


Khusus di Kabupaten Sumba Timur, pendidikan politik tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali koordinasi dan komunikasi antara pengurus di tingkat daerah dengan DPW Partai Perindo NTT.


Pengurus DPD diharapkan dapat meneruskan hasil pendidikan politik tersebut dalam bentuk kerja nyata di lapangan.


Pembentukan struktur hingga tingkat desa dan TPS, konsolidasi internal, serta peningkatan kualitas kader menjadi bagian dari pekerjaan organisasi yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.


Penguatan tersebut juga diharapkan dapat membuat seluruh kader memahami arah perjuangan partai dan tugas masing-masing dalam organisasi.


Diskusi Berlangsung Lancar


Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Diskusi dipimpin oleh Sekretaris DPW Partai Perindo NTT, Ariston Dappa, S.T.


Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan kerja organisasi dan politik di daerah.


Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat. Para peserta terlihat aktif menyampaikan pendapat dan mengikuti pembahasan yang berkaitan dengan penguatan organisasi Partai Perindo di Kabupaten Sumba Timur.


Ariston Dappa mengarahkan jalannya diskusi sehingga berbagai persoalan yang disampaikan peserta dapat dibahas secara bersama-sama.


Kegiatan pendidikan politik tersebut berlangsung lancar dan sukses. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama mengikuti pemaparan materi maupun sesi diskusi.


Melalui kegiatan tersebut, DPW Partai Perindo NTT berharap seluruh jajaran pengurus dan kader di Kabupaten Sumba Timur semakin memahami tugas organisasi, memperkuat konsolidasi, serta membangun kerja politik secara terstruktur mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan TPS.


Bagi Partai Perindo NTT, penguatan struktur dan konsolidasi organisasi menjadi bagian dari persiapan jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas partai dan mencapai target perolehan kursi legislatif yang telah ditetapkan.


Red.

Lebih baru Lebih lama