AKBP Endy Desianto Resmi Jabat Kapolres Cimahi, Tongkat Komando Berganti di Tengah Tantangan Kamtibmas









**CIMAHI, JAWA BARAT —** Kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Cimahi resmi berganti. AKBP Endy Desianto, S.H., S.I.K., M.H., dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Cimahi, menggantikan AKBP Moh. Faruk Rozi melalui rotasi dan mutasi jabatan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada Oktober 2026.


Pergantian pucuk pimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran kepemimpinan, pengembangan karier personel, serta penguatan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Cimahi.



Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum dipercaya memimpin Polres Cimahi, AKBP Endy Desianto menjabat sebagai Kasubden Perintis 2 Denperintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri. Pengalaman di bidang Samapta tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan kariernya di institusi kepolisian.


Sementara itu, AKBP Moh. Faruk Rozi yang sebelumnya menjabat Kapolres Cimahi mendapat penugasan baru sebagai Kasubbag Renmin Dittipidsiber Bareskrim Polri.


Rotasi ini menandai berakhirnya masa tugas AKBP Moh. Faruk Rozi di Polres Cimahi sekaligus dimulainya kepemimpinan AKBP Endy Desianto dalam menjalankan tanggung jawab menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di wilayah tugasnya.


Sebagai pimpinan kepolisian di tingkat kewilayahan, Kapolres memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, penegakan hukum dilaksanakan secara profesional, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.


Di bawah kepemimpinan yang baru, masyarakat tentu berharap Polres Cimahi semakin responsif dalam menindaklanjuti laporan warga, menangani berbagai persoalan kriminalitas, serta melakukan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.


Kehadiran pimpinan baru juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen lainnya.


Sinergi antarlembaga dinilai penting agar upaya menjaga keamanan tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan, komunikasi publik, dan keterlibatan masyarakat.


Dalam menjalankan tugasnya, Kapolres juga dihadapkan pada tuntutan agar setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.




Pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri tidak semata-mata berkaitan dengan pergantian pejabat. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan membawa penguatan terhadap kualitas pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


Masyarakat membutuhkan pelayanan yang mudah diakses, penanganan laporan yang jelas, serta informasi perkembangan perkara sesuai kewenangan dan ketentuan hukum.


Karena itu, kepemimpinan AKBP Endy Desianto diharapkan mampu mendorong seluruh jajaran Polres Cimahi agar terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam melaksanakan tugas.


Penegakan hukum juga diharapkan dilakukan secara adil dan tidak diskriminatif, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, hak asasi manusia, serta prosedur hukum yang berlaku.


Setiap dugaan tindak pidana harus ditangani berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah. Langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.



Dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting. Informasi yang disampaikan warga dapat membantu aparat melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.


Oleh sebab itu, kepemimpinan Kapolres yang baru diharapkan dapat memperkuat pola komunikasi dua arah dengan masyarakat, termasuk membuka ruang penyampaian pengaduan dan memastikan setiap laporan ditindaklanjuti sesuai prosedur.


Koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran TNI dan aparat kewilayahan, juga diperlukan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.


Upaya tersebut diharapkan berjalan seiring dengan pendekatan humanis, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menyelesaikan persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.



Rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, melakukan pembinaan karier, serta menempatkan personel sesuai kebutuhan organisasi.


Bagi AKBP Endy Desianto, penugasan sebagai Kapolres Cimahi menjadi tanggung jawab baru yang menuntut kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan koordinasi lintas sektor.


Sementara bagi AKBP Moh. Faruk Rozi, penugasan di Bareskrim Polri merupakan kelanjutan perjalanan pengabdian dalam institusi kepolisian.


Dengan bergantinya kepemimpinan tersebut, perhatian kini tertuju pada pelaksanaan tugas dan kebijakan Polres Cimahi ke depan, terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan penegakan hukum berlangsung secara profesional.


Masyarakat berharap pergantian ini membawa semangat baru bagi seluruh personel Polres Cimahi untuk terus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi kepolisian, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik.


**JurnalInvestigasiMabes.com akan terus mengikuti perkembangan kepemimpinan dan kinerja Polres Cimahi sebagai bagian dari penyampaian informasi kepada masyarakat.**


Red/humas pol

Lebih baru Lebih lama