Kelompok Satu Hati Desa Lambakara Kembangkan Demplot Ayam Petelur Program TEKAD 100 Juta

 


Sumba Timur_||

 Kelompok Satu Hati di Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, mengembangkan usaha demplot ayam petelur melalui Program TEKAD dengan dukungan anggaran sebesar Rp100 juta.


Kelompok yang beranggotakan 10 orang tersebut berlokasi di Umandora, RT 012/RW 006, Desa Lambakara. Bantuan diterima pada Desember 2025 dan saat ini kegiatan usaha masih berjalan.


Dari total 150 ekor ayam yang dikembangkan, sekitar 70 persen telah mulai berproduksi. Telur yang dihasilkan kemudian dipasarkan di wilayah Desa Lambakara.



Ketua Kelompok Satu Hati, Ady Yandri Umbu Tamu, mengatakan permintaan masyarakat terhadap telur hasil produksi kelompok cukup baik. Namun, produksi yang masih terbatas menyebabkan kelompok belum dapat memenuhi seluruh permintaan.


Menurut Ady, kondisi tersebut menjadi motivasi bagi kelompok untuk terus meningkatkan pengelolaan dan mengembangkan usaha.


“Jangan hanya bangga mendapat bantuan, tetapi bagaimana bantuan tersebut dapat dikembangkan sehingga menjadi usaha yang memberikan manfaat bagi anggota kelompok dan masyarakat,” ujar Ady.


Dikembangkan Menjadi Usaha Terpadu

Kelompok Satu Hati tidak hanya berfokus pada produksi telur. Kelompok juga merencanakan pengembangan usaha terpadu dengan memanfaatkan hasil samping dari kegiatan peternakan ayam.


Salah satunya melalui pemanfaatan kotoran ayam sebagai bahan pupuk organik. Pupuk tersebut direncanakan digunakan untuk mendukung pengembangan tanaman hortikultura di sekitar area demplot.


Selain itu, kelompok berencana mengembangkan budidaya ikan lele di bawah kandang ayam. Rencana tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus membuka peluang usaha tambahan bagi anggota kelompok.


Dengan konsep tersebut, kelompok berupaya mengembangkan kegiatan peternakan ayam petelur agar tidak hanya menghasilkan telur, tetapi juga dapat mendukung kegiatan pertanian dan perikanan skala kelompok.


Berharap Dukungan Lanjutan

Untuk merealisasikan rencana pengembangan usaha tersebut, Kelompok Satu Hati berharap memperoleh dukungan lanjutan berupa pembangunan kolam ikan, benih lele, dan bibit tanaman hortikultura.


Benih lele akan digunakan untuk rencana budidaya ikan di bawah kandang, sedangkan bibit hortikultura akan ditanam di sekitar area demplot dengan memanfaatkan pupuk organik dari kotoran ayam.


Kelompok berharap pengembangan tersebut dapat meningkatkan manfaat ekonomi dari demplot dan memberikan dampak positif bagi 10 anggota kelompok serta masyarakat di sekitarnya.


Bagi Kelompok Satu Hati, bantuan yang diterima diharapkan tidak berhenti pada pemberian sarana produksi, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.


Kelompok juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa, Pemerintah Kabupaten, serta Program TEKAD atas dukungan yang telah diberikan dalam pengembangan demplot ayam petelur tersebut.


Melalui pengelolaan yang berkelanjutan, Kelompok Satu Hati berharap kegiatan tersebut dapat berkembang dan mendukung peningkatan kemandirian ekonomi anggota kelompok.


Bersama Berkarya, Bersama Tumbuh, Menuju Kemandirian.

Tim_Red

Lebih baru Lebih lama