Pj Bupati Nagan Raya membuka acara forum komunikasi kerja sama fasilitas kesehatan





Suka Makmue, - Media Jurnal Investigasi Mabes 


Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Fitriany Farhas, AP., S.Sos., M.Si membuka acara Forum Komunikasi dan Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten Nagan Raya Tahun 2024.


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Meulaboh ini berlangsung di Aula Setdakab Penyelenggara Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, pada Selasa (21/5/2024).


Dalam sambutannya, Pj Bupati Fitriany Farhas menyampaikan apresiasi atas forum terselenggaranya ini secara rutin setiap semester. Ia berharap forum ini dapat menjadi wadah evaluasi capaian dan kemajuan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Nagan Raya.


“Kepada BPJS Cabang Meulaboh semoga kedepannya dapat memaparkan pencapaian, upaya, dan kendala yang dihadapi dalam implementasi program JKN di Nagan Raya,” ujar Pj Bupati Fitriany. 


Dia optimis Kabupaten Nagan Raya akan kembali meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award tahun ini, setelah sebelumnya diraih pada tahun 2023.


Selain itu, Nagan Raya juga menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan pada 16 Mei 2024 atas pembayaran iuran jaminan kesehatan daerah yang tepat waktu dan tepat jumlah selama periode 2020-2023.


“Pencapaian ini patut diapresiasi dan berkelanjutan. Diperlukan komitmen dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa hingga pemangku kepentingan lainnya,” tegas Fitriany Farhas.


Capaian Kepesertaan dan Diskusi 


Kepala BPJS Cabang Meulaboh, Apt. MANNA, S.Si, MPH, AAK, menyampaikan bahwa berdasarkan data penduduk semester 2 tahun 2023, jumlah kepesertaan JKN di Nagan Raya telah mencapai sebanyak 99,8 persen atau 176.461 jiwa.


Forum ini, kata Manna, diadakan rutin untuk menjalin komunikasi dan kemitraan dengan para pemangku kepentingan terkait kepesertaan dan pelayanan JKN.


Dari sisi pelayanan, yang perlu dibahas dengan para pemangku kepentingan adalah antrian mobile JKN dan finger print di rumah sakit. Manna berharap dengan penerapan sistem ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Nagan Raya.


“Begitu peserta datang ke rumah sakit, tinggal duduk dan menunggu di poli, tidak perlu lagi mengantri di loket pendaftaran, peserta akan semakin mudah dengan aplikasi Mobile JKN yang bisa diinstal di HP masing-masing,” imbuhnya.


Pembukaan Usai, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala BPJS Cabang Meulaboh dan diskusi bersama. Forum ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, Kepala UPTD Puskesmas, serta undangan lainnya.(my-uj)

Lebih baru Lebih lama