,
Nagan Raya Aceh - Media Jurnal Investigasi Mabes
Pasar Tradisional Simpang peut yang berlokasi di Desa Ujong Pasie Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh bangunan pasar tersebut yang dibangun dengan dana Otonomi Khusus (otsus) sekitar tahun 2017 lalu, yang menghabiskan biaya mencapai sekitar Lima Belas Milyar lebih hasil liputan Media Jurnal Investigasi Mabes Kamis 3/7-2025.
Awak media mabes melakukan pemantauan di lokasi pasar tersebut, kondisinya sangat menyeramkan dan sungguh sangat memprihatinkan karna penuh ditumbuhi kayu semak belukar disekelilingnya yang menutupi gedung bangunan pasar hampir tidak kelihatan.
Bangunan pasar tersebut dipantau secara langsung yang ada dibangun hanya fondasi saja belum dilakukan cor lantai alias masih kosong didalam fondasi gedung tersebut penuh ditumbuhi kayu penuh rumput .
Bagai mana pemerhati pemerintah setempat apakah tidak sayang tentang bangunan yang dibangun dengan biaya yang tidak sedikit di buang buang uang begitu saja, lantai yang tidak siap dibangun atap seng banyak hancur diterpa angin, kenapa pemerintah tidak ditindak/diproses secara hukum siapa pelaku utama tentang bangunan yang malang itu, bangunan pasar yang sudah sembilan tahun mangkrak diduga sejak dari tahun 2017 lalu.
Masyarakat terutama kum dhuafa bagi pedagang sayur rempah - rempah yang sementara berjualan di kaki lima sambil menunggu barang dagangannya habis, beginilah nasib pedagang sayur yang tidak ada tempat berteduh diterik mata hari yang panas dan dikala kehujanan kedinginan hanya berselimut dengan karpek plastik apa yang ada, nasib masyarakat pedagang perlu kepedulian pihak pemerintah setempat, nasib rakyat tidak dipikirkan, pemerintah jangan sia siakan mereka kaum lemah, ini semuanya tanggung jawab pemerintah di dunia maupun tanggung jawab di akhirat kelak tetap dipertanggung jawab. Investisasi mabes (uj).

