Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Pasaman Barat Turun Langsung ke Lapangan, Salurkan Air Bersih Bagi Warga di Tengah Kemarau Panjang






Pasaman Barat, Sumatera Barat – jurnalinvestigasimabes.com

Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, mulai berdampak signifikan terhadap kehidupan warga. Salah satu dampak paling mencolok adalah krisis air bersih yang kini dirasakan masyarakat di berbagai nagari, termasuk di Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman.

Sejumlah warga, terutama yang tinggal di Jorong Durian Hutan, mengaku kesulitan memperoleh air bersih untuk keperluan sehari-hari. Sumur-sumur yang menjadi sumber utama air warga setempat mulai mengering akibat minimnya curah hujan dalam beberapa minggu terakhir.




Menanggapi situasi ini, berbagai pihak telah bergerak memberikan bantuan. Selain dari instansi pemerintah seperti BPBD dan PDAM, bantuan juga datang dari jajaran kepolisian, khususnya dari Satuan Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Pasaman Barat. Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan tersebut diwujudkan melalui aksi nyata penyaluran air bersih ke daerah terdampak.




Pada Kamis, 10 Juli 2025, Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor yang berada di bawah naungan Polda Sumbar, langsung turun ke lapangan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat Jorong Durian Hutan. Kegiatan ini dipimpin oleh Bripka Hari Wiyono selaku perwira yang ditugaskan oleh Danki Kompi 3 Batalyon B Pelopor AKP Sutanto, didampingi oleh Bharaka Ronal Paris selaku pengemudi kendaraan taktis Armored Water Canon (AWC), dan dua personel lainnya.

Menurut AKP Sutanto, keterlibatan Brimob dalam kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat. “Kami akan selalu hadir di tengah masyarakat, kapan pun dan di mana pun warga membutuhkan kehadiran kami. Ini adalah wujud nyata motto kami: Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan, Brimob untuk Indonesia,” ungkapnya.

Air bersih yang disalurkan tersebut berasal dari PDAM setempat dan dialirkan menggunakan mobil AWC milik Brimob. Warga menyambut baik dan antusias atas bantuan tersebut. Mereka tampak mengantre dengan tertib, membawa jeriken dan ember untuk menampung air bersih yang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan harian seperti memasak, mencuci, mandi, dan keperluan lainnya.

Salah satu warga, Asmaradi yang akrab disapa Tagor, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Polri, khususnya kepada jajaran Brimob. “Sudah tiga bulan terakhir kami terkendala mendapatkan air bersih. Kehadiran Brimob sangat membantu kami. Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuannya, ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya dengan penuh haru.

Kegiatan penyaluran air bersih ini tidak hanya meringankan beban warga yang terdampak krisis, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat. Brimob hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk dalam situasi darurat seperti bencana kekeringan.

Upaya ini juga diharapkan bisa menjadi pemantik semangat gotong royong dan kepedulian sosial, serta menginspirasi instansi lain untuk turut serta meringankan beban masyarakat.

Dengan aksi nyata seperti ini, kehadiran Brimob di tengah masyarakat Pasaman Barat benar-benar dirasakan dan membawa manfaat langsung. Harapannya, bantuan air bersih ini dapat terus berkelanjutan selama musim kemarau masih melanda, sehingga kebutuhan dasar warga tetap dapat terpenuhi.


.micel saputra

Lebih baru Lebih lama