Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Lepas Jamaah Umrah Darul Ikhlas: "Tawakal, Ikhlas, dan Sabar adalah Kunci"




Padang_|| JurnalInvestigasiMabes.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, secara resmi melepas keberangkatan jamaah umrah dari Masjid Darul Ikhlas, Surau Lubuak Sarang Gagak, Kabupaten Padang Pariaman. Acara pelepasan ini berlangsung khidmat di Komplek Pondok Pesantren Darul Ikhlas, yang juga menjadi tempat berkumpulnya para jamaah sebelum keberangkatan mereka ke Tanah Suci Makkah.

Turut hadir dalam acara tersebut Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol, Dir Binmas Polda Sumbar, Kapolres Padang Pariaman, Kabag Kesra Gubernur Sumbar, Dandim Padang Pariaman, serta jamaah Masjid Ponpes Darul Ikhlas.

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berharga yang diberikan Allah SWT kepada para jamaah untuk menunaikan ibadah umrah. Ia memberikan pesan penting agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta keikhlasan selama melaksanakan ibadah.“

Kunci utama adalah syukur, jaga kesehatan, dan sabar. Di sana akan ada banyak tantangan, seperti jumlah jamaah yang besar, hingga 108 orang, sehingga kesabaran sangat diperlukan,” ujar Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama di antara para jamaah, terutama karena jamaah akan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil berisi sekitar 45 hingga 65 orang per kelompok, masing-masing dipimpin oleh seorang ketua kelompok.“

Pastikan komunikasi terjaga, terutama bagi yang pertama kali beribadah umrah atau haji. Jangan ragu untuk menyampaikan jika ada kendala, seperti sakit atau kelelahan. Fasilitas seperti kursi roda atau motor listrik tersedia di sana,” tambahnya.

Tak lupa, Kapolda juga mengingatkan agar jamaah tetap memperhatikan pola makan dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang disediakan selama perjalanan. Hal ini penting untuk menjaga stamina agar dapat menjalani rangkaian ibadah seperti tawaf dan sa’i yang cukup menguras tenaga.“

Jaga fisik, karena ibadah seperti tawaf membutuhkan waktu hingga dua jam. Ikhlas dan sabar akan membuat ibadah lebih bermakna, insyaAllah menjadi haji dan umrah yang mabrur,” pesannya penuh harap.

Acara pelepasan tersebut diakhiri dengan doa bersama, dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan penuh berkah. 

Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Semoga ibadah ini menjadi momen berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tutup Kapolda.


Ok.red

Lebih baru Lebih lama