Penambahan Kouta bio solar 70.000 ribu kilo meter buat Sumbar





SUMBAR_||

JurnalinvestigasiMabes.com

Masyarakat Sumatera Barat kini bisa bernapas lega.Pasokan Bio Solar di provinsi itu dipastikan bertambah 70 ribu kiloliter hingga akhir tahun ini.


Informasi Kepastian ini didapat setelah Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyetujui penambahan kuota tersebut.


Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan penambahan ini merupakan tindak lanjut dari usulan yang diajukannya sejak Agustus lalu.


“Pemerintah Propinsi Sumbar sudah bersurat ke BPH Migas sejak Agustus lalu dan alhamdulillah usulan itu dikabulkan,” kata Mahyeldi, pada jurnal investigasi Mabes Kamis(16/10/2025).


Dengan mendapatkan tambahan ini, total alokasi Bio Solar untuk Sumbar menjadi sekitar 566 ribu kiloliter. Jumlah ini meningkat 15 persen dari kuota sebelumnya yang hanya 497.874 kiloliter.


Mahyeldi menjamin Pertamina akan segera menormalkan kembali pasokan Bio Solar ke seluruh SPBU di Sumatera Barat.


“Kita berharap Pertamina segera mendistribusikan secara merata ke seluruh SPBU agar antrean panjang dapat terurai dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujarnya.


Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi berjalan lancar.


Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumbar, Helmi Heriyanto, menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait keputusan penambahan kuota ini.


“Karena keputusan baru keluar awal Oktober, tentu perlu waktu penyesuaian teknis pengiriman. Namun, insyaallah dalam waktu dekat pasokan akan normal dan antrean di SPBU berangsur hilang,” jelas Helmi.


Penambahan kuota Bio Solar ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat, terutama petani, nelayan, dan pelaku usaha transportasi yang selama ini bergantung pada BBM bersubsidi.

Lebih baru Lebih lama