Seorang sopir asal Desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit, bernama Risqi, dilaporkan mengalami kecelakaan tragis








Malang — www.jurnalinvestigasimabes.com
Seorang sopir asal Desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit, bernama Risqi, dilaporkan mengalami kecelakaan tragis pada Sabtu sore, 7 Desember 2025, di kawasan Gledakan, Desa Srimulyo — jalur utama yang menghubungkan Dampit dan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Insiden ini terjadi di tengah kondisi jalan yang dikenal ekstrem serta situasi lalu lintas yang macet total akibat sebuah truk terguling.

Kronologi Kejadian

Kemacetan panjang mulai terbentuk sejak sebuah truk dilaporkan terguling di tengah badan jalan. Warga dan pengendara yang melintas terpaksa mencari celah untuk menghindari lokasi kejadian, termasuk Risqi, yang saat itu sedang mengemudikan mobil pribadi.

Menurut keterangan seorang saksi mata yang enggan disebut namanya, Risqi berusaha melakukan putar balik untuk menghindari titik truk terguling tersebut. Namun malang tak dapat ditolak, ketika proses manuver dilakukan, mobil Risqi diduga tidak dalam posisi rem tangan aktif.

Mobil itu tiba-tiba mundur dengan sendirinya. Risqi berusaha menahan laju mundur mobil tersebut dengan tubuhnya, tapi tidak kuat dan akhirnya terbawa mundur bersama kendaraan,” ujar saksi di lokasi kejadian.




Benturan Keras dan Cedera Fatal

Mobil yang dikendarai Risqi terus melaju mundur dan menabrak sebuah mobil terparkir bernopol N 9515 US. Naas, Risqi yang berada di sela dua kendaraan tersebut terpental dan mengalami benturan keras. Warga sekitar menemukan korban dalam kondisi tergeletak, tubuh bersimbah darah, dan mengalami luka serius di bagian kepala serta tubuh.

Korban segera dievakuasi dan dibawa ke RS Pindad untuk mendapatkan perawatan intensif. Dokter menyatakan bahwa Risqi berada dalam kondisi koma setelah mengalami cedera parah akibat terjepit antara dua kendaraan.

Reaksi Rekan dan Keluarga

Sejumlah rekan seprofesi Risqi langsung bergerak cepat menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan kabar duka terkait kecelakaan tersebut. Pihak keluarga dan kerabat korban dikabarkan langsung menuju rumah sakit untuk memantau kondisi Risqi dari dekat.

Dampak Lalu Lintas dan Harapan Warga

Insiden ini memperparah kemacetan panjang yang sudah terjadi sejak truk terguling menghalangi akses utama Dampit–Sumawe. Jalur tersebut dikenal rawan kecelakaan karena tikungan tajam, turunan ekstrem, serta kondisi jalan yang dinilai kurang memadai.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan di area rawan kecelakaan tersebut. Mereka menilai, jika kondisi infrastruktur tidak segera dibenahi, kejadian tragis seperti yang menimpa Risqi berpotensi kembali terulang.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi untuk mengungkap detail lengkap kecelakaan ini.

Nero-Red
Jurnalinvestigasimabes.com



Lebih baru Lebih lama