Bogor –||
Sinergi antara media, lembaga pengawas independen, dan instansi pemerintah terus diperkuat guna mendukung transparansi serta penegakan hukum. Hal ini tercermin dalam kegiatan silaturahmi antara awak media dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) bersama Bea dan Cukai Bogor, yang berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi.
Dalam kegiatan tersebut, awak media dan perwakilan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) yang diwakili oleh Bapak Adi dari Departemen Basus D88 LAI, selaku badan yang bergerak di bidang penelitian dan pengawasan aset negara, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Bea Cukai Bogor. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi yang konstruktif dalam upaya pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.
Awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pers sebagai kontrol sosial, yang tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga mendorong sinergi positif antar lembaga demi kepentingan negara dan masyarakat. Media juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan kerja sama lintas sektor dalam memerangi praktik-praktik ilegal yang merugikan keuangan negara.
Sementara itu, Bapak Adi dari Departemen Basus D88 LAI menyampaikan bahwa silaturahmi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara LAI, media, dan Bea Cukai, khususnya dalam hal pengawasan aset negara dan pencegahan kebocoran penerimaan negara. Menurutnya, peredaran barang ilegal, termasuk rokok tanpa pita cukai dan pelanggaran kepabeanan lainnya, merupakan persoalan serius yang memerlukan kerja sama semua pihak.
“Lembaga Aliansi Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan penelitian dan pemantauan terhadap aset negara. Sinergi dengan Bea Cukai dan media sangat penting agar setiap temuan di lapangan dapat ditindaklanjuti secara tepat dan transparan,” ujar Bapak Adi.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Bea Cukai Bogor menyambut baik kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan. Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas dan fungsi penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai secara profesional, serta terbuka terhadap masukan dan informasi dari masyarakat, media, maupun lembaga pengawas independen seperti LAI.
Diskusi yang berlangsung juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak peredaran barang ilegal, baik dari sisi kerugian negara, persaingan usaha tidak sehat, maupun potensi risiko bagi konsumen. Media dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi tersebut secara luas dan berkelanjutan.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkesinambungan dalam membangun kerja sama yang lebih erat antara media, Lembaga Aliansi Indonesia, dan Bea Cukai Bogor. Dengan sinergi yang kuat, pengawasan terhadap aset negara serta penindakan terhadap pelanggaran hukum dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Pertemuan ditutup dengan harapan bersama agar komunikasi dan koordinasi antar pihak terus terjalin dengan baik, demi mendukung penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga kepentingan negara dan masyarakat luas.
Taruna32


