Potongan Gaji ASN di Aceh Dipertanyakan, Publik Soroti Kebijakan Bank Aceh






Bireun Jurnal Investigasi Mabes.

BIREUEN – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aceh mempertanyakan pemotongan gaji yang masih berlangsung oleh Bank Aceh Syariah di tengah kondisi daerah yang sedang tertimpa bencana. Hal ini memicu tanda tanya publik, mengingat di wilayah lain, terutama ASN pusat yang digaji melalui bank nasional, tidak mengalami pemotongan serupa.

 

Pemotongan ini diduga berkaitan dengan kewajiban cicilan atau pembiayaan ASN yang sebelumnya telah disepakati dengan Bank Aceh. Namun, dalam situasi darurat pasca banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa kabupaten/kota di Aceh, termasuk Bireuen, masyarakat menilai seharusnya ada kebijakan relaksasi atau penundaan sementara.

 

"Kenapa Bank Aceh tetap melakukan pemotongan? Sementara wilayah kami sedang tertimpa bencana dan banyak ASN juga terdampak. Sedangkan ASN pusat gajinya tidak dipotong oleh bank nasional," ujar seorang ASN yang enggan disebut namanya.

 

Pertanyaan publik pun menguat: “Ada apa dengan Bank Aceh?”

 

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bank Aceh terkait kebijakan tersebut. Masyarakat dan ASN berharap Pemerintah Aceh, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan manajemen Bank Aceh segera memberikan klarifikasi dan mempertimbangkan kebijakan yang lebih pro terhadap korban bencana, termasuk ASN yang sedang berjuang pulih dari dampak musibah.

 

(Team)

Lebih baru Lebih lama