Video Galian C Dumai Viral, Warga Desak Kapolda Riau Turun Tangan


JURNAL INVESTIGASI MABES |DUMAI,
– Aktivitas dugaan galian C ilegal di wilayah Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, menjadi sorotan tajam publik setelah video kegiatan alat berat dan dump truck beredar luas di media sosial. Dalam video yang diduga direkam pada 5 Mei 2026 tersebut, terlihat aktivitas pengerukan tanah berlangsung terang-terangan di kawasan Bukit Kapur, Dumai.


Masyarakat mempertanyakan bagaimana aktivitas yang diduga tidak mengantongi izin tersebut bisa beroperasi secara bebas tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Dugaan pembiaran terhadap aktivitas tersebut kini memicu berbagai opini dan kecaman dari publik.


Sorotan semakin tajam setelah akun yang mengatasnamakan Humas Polres Dumai turut memberikan komentar pada unggahan video viral di TikTok. Dalam komentarnya, akun tersebut menyebut pihak Polres Dumai telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan tidak menemukan adanya aktivitas sebagaimana yang ditampilkan dalam video.


Namun komentar tersebut langsung mendapat balasan dari pemilik akun pengunggah video. Ia menegaskan bahwa video tersebut merupakan rekaman BARU yang diambil pada tanggal 5 Mei tahun ini, yang juga terlihat jelas melalui watermark lokasi, tanggal, dan waktu pada video.


Publik pun mempertanyakan mengapa pengecekan baru dilakukan setelah video viral dan menjadi perhatian masyarakat luas. Banyak pihak menilai aparat seharusnya bertindak cepat sejak awal, bukan setelah muncul sorotan di media sosial masyarakat menduga keras ada nya upeti untuk  APH.


“Kalau memang video lama, bukan berarti dugaan pelanggarannya selesai begitu saja. Harus ditelusuri siapa pemilik aktivitas itu dan apakah ada izin resminya atau tidak,” ujar salah seorang warga.


Aktivitas galian C tanpa izin sendiri dapat dijerat pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Minerba. Selain berpotensi merusak lingkungan, kegiatan tersebut juga dinilai dapat merugikan negara serta mengancam keselamatan masyarakat sekitar akibat kerusakan jalan dan dampak ekologis lainnya.


Kini masyarakat meminta Kapolda Riau turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan aktivitas galian C ilegal tersebut. Publik berharap aparat penegak hukum tidak hanya aktif memberikan klarifikasi di media sosial, tetapi juga serius melakukan penindakan terhadap dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di lapangan.


Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Jangan sampai hukum dinilai tajam ke bawah namun tumpul terhadap pelanggaran yang dilakukan secara terang-terangan.


Editor : Redaksi

Lebih baru Lebih lama