Anta dan Tim Sahaja Leuwiliang Dorong Pembentukan Saluran Pengaduan Warga Pasca Pelantikan Jaro Ade




Bogor –||

 Komitmen membantu masyarakat terus ditunjukkan oleh Tim Sahabat Jaro Ade (Sahaja) di wilayah Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Selama bertahun-tahun, tim ini aktif mendampingi warga dalam berbagai persoalan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga administrasi kependudukan (Adminduk).


Salah satu tokoh yang dikenal aktif dalam kegiatan pendampingan masyarakat tersebut adalah Sutisna, yang akrab disapa Anta. Sebagai Dirdes Cibeber 1, Anta bersama jajaran Tim Sahaja telah menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang mengalami berbagai kendala pelayanan publik.


Menurut Anta, selama kurang lebih delapan tahun sebelum pelaksanaan Pilkada 2024, Tim Sahaja secara konsisten hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan dan pendampingan. Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah membantu warga dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan yang kerap menjadi kendala bagi sebagian masyarakat.


“Adminduk bagi masyarakat terus kita bantu. Banyak warga yang membutuhkan pendampingan agar hak-haknya sebagai warga negara dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Anta.


Tidak hanya dalam bidang administrasi, Tim Sahaja juga aktif memberikan pendampingan di sektor pendidikan. Anta mencontohkan adanya seorang warga asal Karehkel yang sempat putus sekolah namun akhirnya dapat melanjutkan pendidikannya berkat informasi dan pendampingan yang diberikan oleh tim.


“Pendampingan sosial dan pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga yang mengalami kesulitan tetap mendapatkan akses terhadap pendidikan dan layanan yang mereka butuhkan,” tambahnya.



Pasca terpilihnya Ade Ruhandi atau yang lebih dikenal dengan Jaro Ade sebagai Wakil Bupati Bogor, Anta melihat adanya peluang besar untuk memperkuat peran Tim Sahaja sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah.


Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan edukasi mengenai layanan administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, serta berbagai program pemerintah lainnya. Karena itu, diperlukan sebuah wadah yang mampu menampung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat secara cepat dan efektif.


“Sosok Ade Ruhandi atau Jaro Ade adalah pemimpin yang tepat dan bijaksana. Beliau selalu berusaha mencari solusi terhadap berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ungkap Anta.


Sebagai bentuk inovasi pelayanan kepada masyarakat, Anta mengusulkan agar Tim Sahaja memiliki saluran pengaduan resmi yang dapat diakses langsung oleh warga. Saluran tersebut direncanakan berbasis teknologi melalui pengembangan aplikasi Sahaja.


Melalui aplikasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, mulai dari pengurusan dokumen kependudukan, layanan kesehatan, pendidikan, hingga persoalan sosial lainnya.


“Kami ingin masyarakat memiliki akses yang mudah untuk menyampaikan keluhan dan permasalahan mereka. Dengan adanya aplikasi Sahaja, proses penyampaian laporan dan tindak lanjut dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran,” jelas Anta.


Keberadaan aplikasi ini nantinya diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Selain mempermudah penyampaian aspirasi warga, sistem digital juga dinilai dapat mempercepat proses penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat.


Dengan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, Anta bersama Tim Sahaja Leuwiliang berkomitmen untuk terus hadir membantu warga Kabupaten Bogor. Melalui berbagai program pendampingan serta gagasan pembentukan saluran pengaduan berbasis teknologi, mereka berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.


Sumber: Harian Bogor Raya, 4 Januari 2025.

Lebih baru Lebih lama