Diduga Dinas PUPR Tutup Mata, pelaksanaan kegiatan pembangunan Box cuvert (gorong-gorong) di wilayah kelurahan Sungai Raya kecamatan Meral Kabupaten Karimun Kepulauan Riau

 





Karimun -10 Juni 2026 -|•

 Pelaksanaan Proyek pembangunan Box cuvert di kawasan kelurahan Sungai Raya kecamatan Meral,menuai sorotan tajam.Pasalnya, pengerjaan proyek ini tanpa adanya papan informasi proyek ( plank), sehingga memicu pertanyaan terkait transparansi anggaran 


Pantauan di lokasi pada hari Rabu,10 Juni 2026 plank juga belum terpasang,padahal pelaksanaan kegiatan sudah berjalan beberapa hari sebelumnya, yang telah melibatkan sejumlah pekerja dan material beton, namun belum juga ada papan informasi proyek tersebut.


minimnya keterbukaan informasi ini di akui langsung oleh lurah kelurahan sungai raya saudara Azri. " saya tidak mengetahui sumber dananya," Ujarnya saat di konfirmasi oleh awak media Jurnal Investigasi Mabes 


ketiadaan plank proyek ini membuat  warga sekitar berspekulasi.menurut warga inisial J , pelaksanaan proyek ini dinilai tertutup. menurutnya masyarakat berhak mengetahui kejelasan pembangunan


"Kami tidak tau ini proyek dari instansi mana, berapa nilai anggarannya, siapa kontraktornya,serta siapa konsultan perencana dan pengawasannya , semuanya masih tertutup, apalagi proyek ini sudah di kerjakan dan tidak ada pengaman dibatas bibir gorong -gorong , khawatir nya masyarakat yang melintas tidak mengetahui adanya galian, berpotensi menimbulkan kecelakaan,"Ujarnya 


secara aturan, kewajiban pemasangan papan informasi proyek melekat pada setiap kegiatan infrastruktur yang menggunakan uang negara.Hal ini di atur dalam undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) serta regulasi turunannya mengenai pengadaan barang dan jasa pemerintah.


Papan informasi berfungsi sebagai sarana pengawasan sosial bagi masyarakat 

Hingga berita ini ditayangkan,awak media Jurnal Investigasi Mabes berupaya menghubungi Dinas terkait ( PUPR ), untuk mendapatkan klarifikasi resmi dan perimbangan informasi lebih lanjut,namun belum dapat dihubungi.


Jurnal Investigasi Mabes Kepulauan Riau 


( Kaperwil)

Lebih baru Lebih lama