Kawal 320 Siswa Baru, Guru Hebat SMPN 10 Pekanbaru Sukses Jalankan MPLS Tanpa Kendala


Jurnal Investigasi Mabes | Pekanbaru
, – SMP Negeri 10 Pekanbaru melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai langkah awal untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sejak hari pertama memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.


Kepala SMP Negeri 10 Pekanbaru, Hj. Wijayanti Sriutari, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Selama pelaksanaannya, siswa baru dibekali berbagai materi yang bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, hingga budaya belajar yang diterapkan di SMP Negeri 10 Pekanbaru.


“Pada MPLS ini kami mengenalkan lingkungan sekolah, guru-guru, mata pelajaran, teman-teman baru, serta berbagai kegiatan yang ada di SMP Negeri 10 Pekanbaru. Tujuannya agar sebelum memasuki proses pembelajaran, anak-anak sudah mengenal sekolahnya dengan baik, mengenal guru yang akan membimbing mereka, teman-teman sekelas, serta kegiatan yang dapat mereka ikuti selama bersekolah,” ujar Hj. Wijayanti Sriutari saat diwawancarai, Senin (13/7/2026).


Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta didik juga mendapatkan materi mengenai pendidikan karakter serta pengenalan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Menurutnya, pembiasaan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam membentuk peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan memiliki karakter positif sejak dini.


“MPLS bukan hanya sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun karakter siswa sejak awal. Kami ingin anak-anak siap mengikuti proses belajar mengajar sekaligus memiliki kebiasaan-kebiasaan baik yang akan mereka terapkan selama berada di sekolah,” katanya.


Pada tahun ajaran 2026/2027, SMP Negeri 10 Pekanbaru menerima sebanyak 320 peserta didik baru yang terbagi ke dalam 9 kelas. Jumlah tersebut disesuaikan dengan daya tampung sekolah dan kesiapan sarana maupun tenaga pendidik untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal.


Hingga memasuki pertengahan pelaksanaan MPLS, Hj. Wijayanti memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Keberhasilan tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari kerja sama seluruh guru yang telah mempersiapkan kegiatan dengan matang.


“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala. Guru-guru kami merupakan guru yang hebat sehingga seluruh rangkaian MPLS dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan,” ungkapnya.


Ia berharap melalui MPLS, peserta didik baru dapat lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan sekolah, menjalin hubungan yang baik dengan guru maupun teman sebaya, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki baik di bidang akademik maupun nonakademik.


Di akhir wawancara, Hj. Wijayanti berpesan kepada seluruh siswa baru agar terus semangat belajar dan tidak takut untuk mengembangkan kreativitas.


“Marilah kita sama-sama belajar dan jangan takut untuk berkreasi. Jadilah anak yang berprestasi sehingga cita-cita yang diimpikan dapat tercapai,” tutupnya.

Lebih baru Lebih lama