Rumah dan Gudang di Jebres Terbakar Diduga Akibat Motor Pengangkut Pertalite





Jurnal Investigasi MABES

Solo – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah dan gudang di Kampung Krajan, RT 03 RW 03, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Selasa (30/6/2026) sore. Kebakaran diduga dipicu oleh sebuah sepeda motor yang membawa dua jeriken berisi bahan bakar jenis Pertalite.

Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Warga sekitar dikejutkan oleh kobaran api yang tiba-tiba muncul dari sepeda motor yang baru saja hendak dinyalakan. Diduga terjadi percikan api atau korsleting pada kendaraan tersebut hingga menyulut bahan bakar yang dibawa.

Api kemudian dengan cepat membesar karena Pertalite yang berada di dalam dua jeriken mudah terbakar. Dalam hitungan menit, kobaran api merembet ke bangunan gudang dan bagian depan rumah warga yang berada di dekat lokasi. Bangunan tersebut diketahui digunakan sebagai tempat penyimpanan peralatan sound system sekaligus berada di sekitar lokasi usaha pabrik tahu.

Kobaran api yang semakin membesar membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. Sejumlah warga juga segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta untuk meminta bantuan.

Beberapa unit mobil pemadam kebakaran bersama personel tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah bekerja selama kurang lebih 15 hingga 30 menit, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke rumah-rumah lain di kawasan permukiman yang cukup padat tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengendara sepeda motor yang membawa dua jeriken Pertalite diduga langsung meninggalkan lokasi sesaat setelah api membesar. Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengidentifikasi pengendara tersebut.

Beruntung dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada bangunan gudang, bagian depan rumah, serta sejumlah peralatan dan barang yang berada di dalamnya. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, meski nilai pastinya masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengangkut maupun menyimpan bahan bakar minyak. BBM merupakan bahan yang sangat mudah terbakar sehingga pengangkutan menggunakan wadah yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan risiko kebakaran apabila terjadi percikan api maupun gangguan pada kendaraan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran dan mendata seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Red

Lebih baru Lebih lama