Pasaman – ||
SD Negeri 01 Tarung Tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, secara resmi mengawali pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026–2027 pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyambut peserta didik baru sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan budaya positif di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan MPLS Ramah tahun ini mengusung semangat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru. Sejak hari pertama, para peserta didik diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, tata tertib, serta berbagai kegiatan yang akan menjadi bagian dari proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di SD Negeri 01 Tarung Tarung.
Pihak sekolah menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga merupakan momentum penting dalam membangun karakter peserta didik sejak dini. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan yang ramah anak, edukatif, serta mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai.
Dalam pelaksanaannya, sekolah melibatkan peran aktif orang tua atau wali murid sebagai mitra pendidikan. Sinergi antara sekolah dan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter anak, menanamkan disiplin, membangun rasa tanggung jawab, serta membiasakan sikap saling menghormati di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Melalui kerja sama yang baik tersebut, diharapkan setiap peserta didik mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan belajar yang baru serta memiliki semangat untuk mengikuti proses pendidikan dengan penuh rasa percaya diri.
Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga etika, sopan santun, kebersihan, kedisiplinan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan guru dan teman sebaya. Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan berkualitas.
SD Negeri 01 Tarung Tarung juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan satuan pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan (bullying). Sekolah berupaya membangun budaya saling menghargai, saling membantu, serta menumbuhkan rasa empati antar sesama siswa.
Dengan terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan, diharapkan setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun karakter. Sekolah meyakini bahwa kenyamanan dalam belajar merupakan salah satu kunci utama dalam mencetak generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Selama pelaksanaan MPLS Ramah Tahun Pelajaran 2026–2027, berbagai kegiatan edukatif, permainan yang mendidik, serta pembelajaran interaktif disiapkan untuk membantu siswa baru mengenal budaya sekolah tanpa adanya tindakan yang bersifat intimidatif ataupun diskriminatif.
Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian MPLS dapat memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SD Negeri 01 Tarung Tarung.
Dengan dimulainya MPLS Ramah ini, SD Negeri 01 Tarung Tarung optimistis dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan guru, teman, orang tua, dan seluruh warga sekolah.
ADE GP
(Redaksi)


