BALE RAJA — SESUAI NAMANYA BERJIWA MULIA! KADES ANTON WIJAYA S.Pd.I PIMPIN WARGA PERINGATI HARI JADI INDRAMAYU KE-499, "SIAP MEWUJUDKAN DESA MULIA SEBAGAI HADIAH UNTUK INDRAMAYU"

 


 

INDRAMAYU, Jurnal Investigasi mabes_||

 Rabu, 7 Oktober 2026 — Suasana haru sekaligus semangat membara menyelimuti seluruh lingkungan Pemerintahan Desa Bale Raja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Di bawah pimpinan langsung Kepala Desa, Bapak Anton Wijaya S.Pd.I, jajaran perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga dari berbagai penjuru berkumpul untuk bersama-sama memperingati momen bersejarah Hari Jadi Kabupaten Indramayu yang ke-499 tahun.



Peringatan kali ini terasa istimewa, karena tak hanya sekadar seremonial, melainkan momen pengingat sekaligus tekad baru. Angka 499 tahun bukan sekadar deretan angka, melainkan bukti nyata kekuatan bertahan, ketangguhan melewati berbagai masa, serta warisan luhur yang dititipkan para leluhur untuk dijaga dan diteruskan.



Dalam amanatnya yang menyentuh hati, Kepala Desa Anton Wijaya S.Pd.I menegaskan bahwa nama "Bale Raja" — yang bermakna tempat kediaman orang-orang mulia — bukan sekadar nama cantik di papan nama desa, melainkan tanggung jawab nyata yang harus dihidupi setiap warganya.



"Bale Raja ini bukan sekadar nama. Bale Raja adalah semangat. Semangat untuk menjadi warga yang mulia akhlaknya, jujur pelayanannya, bersih lingkungannya, dan sejahtera hidupnya. Hari Jadi Indramayu ke-499 ini adalah pengingat: hampir lima abad daerah ini berdiri, tumbuh, dan bertahan berkat gotong royong leluhur kita. Kini giliran kita melanjutkannya," ujar Kades Anton Wijaya dengan tegas namun penuh kehangatan.

 

Beliau menambahkan, peringatan ini menjadi titik tolak untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta mempercepat langkah pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

 

"Jangan biarkan perselisihan kecil merenggangkan kita. Mari kita jadikan semangat Indramayu ke-499 sebagai pengikat persaudaraan. Pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendirian. Perlu bahu-membahu, saling percaya, dan saling membantu. Inilah wajah desa yang sesungguhnya — bukan bangunan megah semata, melainkan warganya yang saling menyayangi," lanjutnya.

 

Kegiatan peringatan berlangsung khidmat, diawali dengan doa bersama demi kemajuan dan keselamatan Kabupaten Indramayu, dilanjutkan dengan mengenang perjuangan para pendiri daerah, serta pembahasan rencana program kerja yang akan menyongsong usia emas Indramayu ke-500 tahun.

 

Seluruh elemen masyarakat tampak antusias. Perangkat desa menyatakan kesiapan melayani lebih prima, tokoh agama mengajak menjaga kerukunan, dan pemuda berkomitmen menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan.

 

Kepala Desa Anton Wijaya S.Pd.I juga mengajak warga untuk senantiasa bersyukur sekaligus bekerja keras:

 

"Kita tidak menunggu bantuan semata, tetapi bergerak dari diri sendiri. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, menanam tanaman bermanfaat, berusaha dengan jujur, dan menjaga nama baik desa serta daerah kita. Itulah hadiah paling indah yang bisa kita persembahkan untuk Indramayu tercinta di usianya yang ke-499 tahun ini."

 

Dengan semangat yang kian membara, Desa Bale Raja di bawah kepemimpinan Anton Wijaya S.Pd.I kini melangkah tegap, siap menyambut hari jadi Indramayu yang ke-500 tahun dengan wajah yang lebih cerah, desa yang lebih tertib, serta warga yang makin bersatu — membuktikan bahwa Bale Raja benar-benar desa yang berjiwa mulia.

 

 

 

Penulis: C. Whita — Kabiro Indramayu

Sumber: Pemerintah Desa Bale Raja, Kecamatan Gantar

Tanggal: Rabu, 7 Oktober 2026

 

#HariJadiIndramayu499 #BaleRajaBermartabat #AntonWijayaSPdI #GantarBangkit #IndramayuMenuju500Tahun #BersatuMembangunDesa #jurnalinvestigasimabes

 

 

Lebih baru Lebih lama