Bawa Gas dan Bensin, Pria Tak Dikenal Serang Jemaah Salat Subuh di Masjid Jaktim, Tiga Orang Luka

 



JAKARTA TIMUR, JURNALINVESTIGASIMABES.COM — Aksi penyerangan terhadap jemaah salat Subuh terjadi di Masjid Daarul Maarif, kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Minggu (8/11/2026) pagi. Seorang pria tak dikenal (OTK) diduga menyerang jamaah yang tengah melakukan ibadah hingga menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.


Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat. Pasalnya, aksi penyerangan terjadi di dalam masjid saat jemaah sedang menjalankan ibadah salat Subuh.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kejadian bermula ketika jemaah tengah melaksanakan salat. Tiba-tiba terdengar suara yang diduga berasal dari aksi pembacokan di dalam masjid.


Pria tersebut disebut membawa tabung gas dan bensin yang diduga seharusnya digunakan untuk membakar bangunan masjid. Namun, aksinya berhasil digagalkan setelah sejumlah jemaah keluar dan berusaha menghentikan pelaku.


Situasi yang sempat menegangkan itu akhirnya dapat dikendalikan. Pelaku kemudian diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.



Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi membenarkan adanya peristiwa penyerangan terhadap jemaah salat Subuh di Masjid Daarul Maarif, Pondok Kelapa.


Ia juga membenarkan bahwa pelaku yang tidak terduga telah diamankan dan diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur.


"Iya betul (peristiwanya). Betul (pelaku ditangkap)," ujar AKP I Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (8/11/2026).


Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian, motif penyerangan, serta kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam peristiwa tersebut.


Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka. Namun informasi mengenai identitas korban, kondisi terkini, serta jenis luka yang dialami masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.


Polisi juga diharapkan dapat mendalami dugaan penggunaan senjata tajam serta keberadaan tabung gas dan bensin yang disebut dibawa oleh pelaku tak terduga.


Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena terjadi di tempat ibadah dan saat masyarakat sedang menjalankan kewajiban keagamaan.


JurnalInvestigasiMabes.com akan terus memantau perkembangan kasus ini serta menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari Polres Metro Jakarta Timur terkait motif, kondisi para korban, dan proses hukum tak terduga terhadap pelaku.

(Redaksi JIM)

Lebih baru Lebih lama