ACEH TIMUR, - ||
Penjabat (PJ) Bupati Aceh Timur, Amrullah Ridha, tengah menjadi sorotan tajam setelah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Aceh Timur, Nauli, S.STP, M.AP., menyatakan bahwa tidak ada anggaran untuk memasang iklan ucapan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 dari PJ Bupati.
Pernyataan Kadiskominfo itu, memicu gelombang kecaman dari berbagai kalangan yang menilai bahwa sikap tersebut mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Zulham Fitriadi, Ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI), melontarkan kritik keras, menuduh PJ Bupati Aceh Timur tidak serius dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin daerah.
"Bagaimana mungkin seorang pemimpin tidak menyediakan anggaran untuk sekadar mengucapkan selamat pada hari yang sangat penting bagi bangsa ini? Ini menunjukkan betapa rendahnya penghargaan terhadap nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata," tegas Zulham.
Dengan pagu anggaran tahun 2024 yang mencapai Rp 913.625.000, Zulham mempertanyakan ke mana dana tersebut dialokasikan jika tidak ada anggaran untuk iklan ucapan HUT RI.
"Ini sangat mencurigakan. Mengapa dana sebesar itu tidak bisa digunakan untuk hal sederhana namun penting seperti iklan HUT RI? Ada yang tidak beres dalam pengelolaan anggaran ini," tambahnya.
Kritikan Zulham juga menyoroti bagaimana keputusan ini bisa berdampak negatif pada citra PJ Bupati Aceh Timur.
"Rakyat butuh pemimpin yang bisa menunjukkan rasa hormat dan kebanggaan terhadap perjuangan bangsa, bukan yang acuh tak acuh terhadap momen bersejarah seperti ini," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi, Nauli menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran telah disampaikan kepada media melalui surat resmi. Namun, penjelasan ini tidak meredakan kekecewaan publik yang merasa bahwa alasan tersebut tidak dapat diterima.
"Kalau anggaran saja tidak ada untuk hal sesederhana ini, bagaimana mungkin kita bisa berharap banyak dari kepemimpinan ini dalam hal-hal yang lebih besar?" tandas Zulham.
Terkait Ketransparanan pengelolaan anggaran tersebut, masyarakat Aceh Timur kini tengah menanti tanggapan resmi dari PJ Bupati Amrullah Ridha mengenai kontroversi ini. Banyak yang berharap agar PJ Bupati segera memberikan penjelasan yang memadai dan mengambil langkah yang menunjukkan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa. (m.u)

.jpg)