Irjen Pol Suyudi Ario Seto Siapa? Ini Profil Kepala BNN RI Baru yang Resmi Dilantik Presiden Prabowo




Jakarta – ||

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025).
Pelantikan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 118/TPA/2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan tinggi utama di lingkungan BNN. Dengan keputusan ini, Suyudi resmi menggantikan Irjen Pol. Marthinus Hukom yang sebelumnya menjabat Kepala BNN.

Sebelum dilantik, pada 5 Agustus 2025, Suyudi sempat dimutasi dari jabatannya sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri untuk penugasan di luar struktur organisasi. Mutasi itu berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025, sebuah langkah yang kemudian menjadi sinyal penunjukannya sebagai Kepala BNN RI.


Lahir di Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973, Suyudi Ario Seto adalah perwira tinggi Polri yang dikenal berkarakter tegas dan berintegritas tinggi. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 dengan spesialisasi di bidang reserse kriminal. Sejak awal kariernya, Suyudi kerap ditempatkan di posisi strategis yang erat dengan pengungkapan kasus-kasus besar dan rumit.


Karier Suyudi mencatat banyak capaian penting. Salah satunya saat ia menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya pada 2019.
Di posisi ini, ia berhasil mengungkap kasus besar penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Dua pelaku berhasil ditangkap di Cimanggis, Depok, setelah buron selama dua tahun.

Selain itu, Suyudi juga membongkar kasus teror air keras di Jakarta Barat yang menyasar siswi SMP dan seorang pedagang sayur. Kala itu, dengan pangkat Kombes Pol, ia meringkus pelaku bernama Vindra Yuniko, yang menggunakan soda api sebagai cairan untuk menyerang korban.

Ketegasannya di lapangan membuat Suyudi dikenal sebagai sosok perwira yang tidak hanya cerdas dalam strategi penyelidikan, tetapi juga cepat dalam eksekusi penindakan.

Perjalanan karier Suyudi di kepolisian penuh dengan pengalaman di posisi penting. Ia pernah menjabat:

  • Kanit Resmob Polda Metro Jaya
  • Kapolsek Metro Pasar Minggu
  • Kapolres Bogor
  • Kapolres Metro Jakarta Pusat
  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019)
  • Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2020)
  • Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2020)
  • Wakapolda Metro Jaya (2023)
  • Kapolda Banten (2024)

Dengan deretan jabatan itu, rekam jejak Suyudi semakin memperkuat reputasinya sebagai perwira yang matang dalam pengalaman dan handal dalam mengelola organisasi.

Tugas Berat di BNN

Pelantikan Suyudi sebagai Kepala BNN menandai babak baru bagi lembaga tersebut di tengah kompleksitas ancaman narkotika. BNN kini menghadapi tantangan berat, mulai dari meningkatnya angka penyalahgunaan narkoba yang menyasar kalangan anak sekolah hingga peredaran narkotika lintas batas negara dengan modus operandi yang semakin canggih.

Sebagai Kepala BNN, Suyudi diharapkan mampu membawa strategi baru dalam pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan penguatan kerja sama internasional. Karakter tegas, pengalaman di bidang reserse, dan kepemimpinannya yang telah teruji diyakini menjadi bekal kuat untuk memperkuat perlawanan terhadap narkotika di Indonesia.

Harapan Presiden dan Masyarakat

Dengan resmi dilantiknya Suyudi Ario Seto, Presiden Prabowo Subianto menaruh harapan besar agar BNN lebih efektif dalam menjalankan misi “War on Drugs for Humanity” – perang melawan narkoba demi kemanusiaan. Harapan ini sejalan dengan komitmen BNN untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi BNN RI untuk meneguhkan langkah dan arah kebijakan dalam menghadapi ancaman narkoba yang kian kompleks, baik di dalam negeri maupun dalam konteks kerja sama global.


red

Lebih baru Lebih lama