Jurnal Investigasi Mabes Jember –|| Dukungan legislatif terhadap program ini juga mencakup aspek penganggaran. Seluruh pembiayaan telah melalui mekanisme yang sesuai, termasuk pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah.
Program ini dinilai sebagai langkah konkret dan tepat sasarannya dalam mendekatkan pelayanan sosial langsung ke masyarakat.
Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember mendapat dukungan dari kalangan legislatif.
Salah satunya adalah Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menyebut program tersebut tidak hanya menjadi inovasi daerah, tetapi juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
Menurutnya, langkah Bupati Jember yang berkantor langsung di desa-desa mencerminkan visi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pemerintah untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Ini sudah searah dengan presiden untuk mendekatkan diri, mengayomi, serta mendengar langsung keluh kesah rakyat," ujar Ardi.
Dengan demikian, Ardi memastikan tidak ada persoalan dalam penggunaan anggaran program itu. Justru, menurutnya, kehadiran pemerintah secara langsung di desa menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat," kata dia.
Lebih lanjut, ia menilai program Bunga Desaku membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Mulai dari kebutuhan infrastruktur, persoalan pertanian, hingga penanganan dampak kondisi alam dapat segera direspons oleh pemerintah daerah.
Menurut Ardi, pola pelayanan seperti ini membuat pemerintah lebih cepat menangkap persoalan riil di masyarakat dan segera menindaklanjutinya di tingkat kebijakan.
“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta," kata Ardi.
Program Bunga Desaku pun dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus upaya mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan warga di tingkat desa.(AF)

