Rp40 Ribu Bisa Makan Seafood Lengkap di Watu Ulo Jember

 





Jurnal Investigasi Mabes Jember — Lonjakan Pengunjung diperkirakan terjadi di hari sabtu dan minggu,sejumlah objek wisata favorit,seperti Watu Ulo,Papuma,Pancer,pantai Cemara dan lainnya. terutama yang ada di kawasan pantai di wilayah selatan Jember.


Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember mengimbau wisatawan agar tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan saat berkunjung ke berbagai destinasi.


Kepala Disporabudpar Jember Bobby Arie Sandy mengatakan, pengawasan di sejumlah titik wisata telah dilakukan bersama berbagai instansi terkait.


Personil gabungan disiagakan untuk membantu pengaturan pengunjung sekaligus menjaga situasi tetap nyaman selama masa libur Lebaran.


Menurut Bobby, pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Unsur TNI dan Polri dari dua muspika, yakni Ambulu dan Wuluhan, juga dilibatkan dalam pengawasan kawasan wisata.


Selain itu, dukungan juga datang dari BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan.


“Kami melibatkan unsur TNI dan Polri dari dua Muspika, yakni Ambulu dan Wuluhan, serta dukungan penuh dari BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan,” ujarnya.


Salah satu perhatian utama berada di kawasan Pantai Watu Ulo yang setiap tahun menjadi magnet wisatawan saat libur Lebaran.


Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, rekayasa lalu lintas dilakukan jika jumlah kendaraan sudah melebihi kapasitas area parkir dan pintu masuk.


Berdasarkan kesepakatan dengan pengelola kawasan, PT Palawi dan PT Watu Ulo, jalur utara akan difungsikan sepenuhnya sebagai jalur keluar apabila area parkir telah penuh.


Skema tersebut diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan dan mencegah kemacetan panjang di sekitar kawasan wisata.


Selain pengaturan lalu lintas, Disporabudpar juga mengingatkan para wisatawan agar tidak khawatir dengan harga makanan di kawasan pantai.


Pemerintah daerah bersama pelaku UMKM menghadirkan Pusat Kuliner Seafood Watu Ulo yang menawarkan paket makanan dengan harga pasti.


“Bersama teman-teman UMKM, kami menyediakan paket kuliner seharga Rp 40 ribu per orang. Pengunjung sudah bisa menikmati nasi putih, ikan bakar, pilihan cumi atau udang tepung, lengkap dengan lalapan, sambal, dan es jeruk,” jelas Bobby.


Ia menambahkan, program tersebut bertujuan memberikan kepastian harga sekaligus menjaga kenyamanan wisatawan yang ingin menikmati kuliner sambil menikmati panorama garis pantai.


Konsep paket juga diharapkan mampu menghindari keluhan terkait fluktuasi harga saat musim liburan.


Jika air sungai tiba-tiba berubah keruh, maka wisatawan diminta segera menjauh dari aliran air karena berpotensi membawa material batu dari hulu. 


Di sisi lain, Disporabudpar juga mengingatkan pengunjung yang berwisata ke kawasan air terjun atau destinasi alam di lereng gunung agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca.(AF)

Lebih baru Lebih lama