BANDA ACEH – Brigjen Pol Ruddi Setiawan resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh sejak 25 Juni 2026. Penunjukan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan karier perwira tinggi Polri yang telah mengabdi selama hampir tiga dekade di institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Jenderal bintang dua kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 24 September 1974 ini menggantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa purna tugas atau pensiun.
Ruddi Setiawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996 dan dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta pemberantasan narkotika. Sebelum dipercaya memimpin Polda Aceh, ia menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri sejak Februari 2026.
Karier kepolisian Ruddi dimulai di lingkungan Polda Metro Jaya. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kanit III Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, hingga Kapolsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakarta Utara.
Kemampuan kepemimpinannya terus terasah ketika dipercaya menjabat Kapolres Badung, Bali, pada tahun 2016. Setahun kemudian, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali sebelum akhirnya menjabat Kapolresta Denpasar pada 2018.
Pada tahun 2020, Ruddi bertugas di Bareskrim Polri sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Tertentu. Pengalaman tersebut semakin memperkuat kapasitasnya dalam bidang penegakan hukum.
Namanya semakin dikenal saat menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh pada tahun 2021. Penugasan di Aceh tersebut menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya, terutama dalam menangani berbagai kasus peredaran gelap narkotika.
Selanjutnya, Ruddi dipercaya menduduki jabatan Direktur Intelijen Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2022. Kariernya kembali menanjak ketika ditunjuk sebagai Direktur Narkotika BNN pada tahun 2024.
Selain pengalaman di lapangan, Ruddi juga terus meningkatkan kapasitas kepemimpinannya. Pada tahun 2025, ia mengikuti pendidikan lanjutan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) selama tiga bulan guna memperdalam wawasan mengenai strategi pertahanan nasional, geopolitik, dan sinergitas antarlembaga.
Di lingkungan kepolisian, Ruddi dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, profesional, namun tetap humanis. Ia kerap mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjalankan tugas serta menjalin komunikasi yang baik dengan anggota maupun masyarakat.
Dengan pengalaman panjang di bidang reserse, intelijen, dan pemberantasan narkotika, Brigjen Pol Ruddi Setiawan diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat
Red

